Apa Sih Itu Sebenernya Pengertian Sumber Hukum? : #HukumKita8

 

Apa Sih Itu Sebenernya Pengertian Sumber Hukum? - yurisdiksilaw.blogspot.co.id

Sumber Gambar yurisdiksilaw.blogspot.co.id

Apa Aja Sumber Dari Segala Sumber Hukum di Indonesia?
Sumber Hukum Terbagi Dalam Berapa Bagian?

Sedikit demi sedikit lama-lama jadi bukit
Pinjem barang ga lupa seizin yang punya
Kacang jangan sampe lupa sama kulit
Pahami hukum selalu ingat sumbernya

Salam Mas Bro dan Mbak Bro

Hukum sebagai sebuah aturan yang mengikat tidak ujug-ujug muncul di tengah masyarakat. Ini merupakan buah pikiran dari para cendikia yang menginginkan terciptanya masyarakat penuh keteraturan. Pun menjadi bagian dari proses perkembangan peradaban manusia.

Dalam buku Ilmu Hukum karangan Satjipto Rahardjo disebutkan bahwa,”salah satu aspek dalam kehidupan hukum adalah kepastian, artinya hukum berkehendak untuk menciptakan kepastian dalam hubungan antarorang dalam masyarakat. Salah satu hal yang berhubungan erat dengan masalah kepastian tersebut adalah masalah dari mana hukum itu berasal. Kepastian mengenai asal atau sumber hukum menjadi penting sejak hukum menjadi lembaga yang semakin formal. Dalam konteks perkembangan yang sedemikian itu pertanyaan mengenai ‘sumber yang manakah yang kita anggap sah?’”.

Karna itulah selain memahami makna hukum dalam segala aspek yang melingkupinya, kita juga harus tau dan mengerti mengenai sumber hukum. Apa yang dimaksud sumber hukum dan apa pengertian sumber hukum akan kita bahas sama-sama melalui tulisan ini.

Apa Sih Itu Sebenernya Pengertian Sumber Hukum? - elshinta.com

Sumber Gambar elshinta.com

Pengertian Sumber Hukum

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian sumber hukum adalah “segala sesuatu yang berupa tulisan, dokumen, naskah, dan sebagainya yang digunakan oleh suatu bangsa sebagai pedoman hidupnya pada masa tertentu”. Artinya, apapun yang digunakan sebagai patokan dalam hal yang terkait hukum bisa disebut sebagai sumber hukum.

Lalu bagaimana pengertian sumber hukum secara teoritis?

Sumber hukum adalah semua hal yang menimbulkan aturan yang bersifat mengikat dan memaksa. Jika ada pelanggaran terhadap aturan tersebut maka akan diberikan sanksi secara tegas dan nyata kepada para pelanggarnya. Pengertian semua hal di sini tentu adalah faktor-faktor yang berpengaruh terhadap timbulnya hal bersifat hukum.

Selain itu ada juga yang membedakan sumber hukum dengan dua bagian. Pertama sumber hukum sebagai sebuah kenborn yaitu sumber hukum untuk mengetahui atau mengenal sesuatu. Kedua, sumber hukum sebagai welborn, yaitu sumber hukum yang sebenarnya.

Pandangan para ahli mengenai sumber hukum seperti yang dikemukakan Van Apeldoorn juga disepakati oleh Satjipto Rahardjo. Pembagian sumber hukum inilah yang sampe saat ini menjadi rujukan mereka yang belajar dasar-dasar ilmu hukum. Secara umum sumber hukum terbagi dalam dua bagian, yaitu:

A.Sumber Hukum Materiil (SHM)

Pengertian Sumber Hukum Materiil adalah faktor yang ikut menentukan isi ketentuan hukum yang berlaku. Dengan kata lain sumber hukum materiil adalah semua prinsip yang menentukan hukum yang berlaku.

Sumber Hukum Materiil meliputi segala aspek kehidupan masyarakat. Seperti ekonomi, pendidikan, sosial, politik, budaya, dan aspek lainnya yang berkaitan erat dengan proses hidup dan kehidupan masyarakat.

Bisa dibilang sumber hukum materiil merupakan tempat materi hukum diambil dan menjadi faktor yang memengaruhi isi hukum. Sumber hukum materiil terbagi lagi menjadi:

1.Sumber Hukum Dalam Perspektif Sejarah

Sumber hukum ini bisa dilihat pada peristiwa-peristiwa di masa lampau di mana ditemukan dokumen-dokumen bersejarah terkait peristiwa hukum. Dalam hal perspektif sejarah sumber hukum punya dua pengertian. Pertama, menjadi sumber pengenalan hukum yaitu semua catatan, tulisan, ataupun dokumen yang menjadi sumber untuk mengenali hukum suatu bangsa pada waktu tertentu.

Kedua, menjadi sumber yang menjadi bahan bagi para pembentuk undang-undang. Termasuk pengertian sebagai sebuah sistem hukum di mana tumbuh hukum positif di suatu negara.

2.Sumber Hukum Dalam Perspektif Sosiologis

Dalam sudut pandang ini, sumber hukum adalah semua faktor yang ikut menentukan isi hukum positif. Misalnya kondisi ekonomi, pandangan agama, sampe kebudayaan. Sumber Hukum sosiologis yaitu faktor-faktor yang menentukan isi hukum positif, keadaan agama, pandangan agama, dan kebudayaan. Menurut sudut pandang ini, sumber hukum adalah masyarakat itu sendiri. Bukan benda atau hal yang merupakan hasil karya manusia.

Hukum memang ga dapat dipisahkan dengan masyarakatnya. Ini yang menjadi alasan kenapa sumber hukum menurut sudut pandang sosiologis adalah masyarakat. Tentu yang dimaksud masyarakat di sini adalah hubungan antarindividu dalam sebuah kehidupan komunal atau bersama.

Jadi yang dimaksud sumber hukum adalah masyarakat, sebenarnya merupakan kesadaran masyarakat tentang sesuatu yang bisa mengatur pola kemasyarakatan yang teratur dan damai. Dalam hal ini sumber hukum harus bisa menciptakan aturan yang sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dan memperhatikan kepentingan masyarakat.

3.Sumber Hukum Dalam Perspektif Filosofis

Berdasarkan sudut pandang filosofis, yang dimaksud sumber hukum adalah dilihat dari sisi kepentingan individual, nasional, atau internasional. Sudut pandang tersebut tetap berpatokan pada falsafah ato ideologi negara.

Dalam sudut pandang filosofis, pengertian sumber hukum terutama dipake dalam:

  • Sumber hukum untuk isi hukum. Hal ini terkait dengan pertanyaan “apakah yang dipakai sebagai ukuran untuk menguji hukum agar dapat mengetahui hukum yang baik?” Pandangan ini menganut paham Tuhan sebagai sumber isi hukum. Sehingga keberadaan pemerintah yang menetapkan hukum dianggap sebagai perwakilan Tuhan di dunia.
  • Sumber hukum untuk kekuatan mengikat dari hukum.

B.Sumber Hukum Formil (SHF)

Arti sumber hukum formill adalah sumber hukum yang memiliki bentuk tertentu dan menjadi dasar berlakunya hukum secara formal. Dengan kata lain sumber hukum formil adalah dasar peraturan yang bersifat mengikat dan mempunyai kekuatan hukum yang harus ditaati oleh masyarakat dan penegak hukum.

Merupakan faktor yang membuat sebuah ketentuan menjadi ketetapan hukum yang berlaku secara umum. Bisa juga merupakan sebuah proses sebuah ketentuan menjadi ketentuan hukum yang bersifat mengikat.

Menurut Ahmad Sanusi, secara umum sumber hukum formil terdiri dari:

  • Sumber hukum normal yang langsung; yaitu pengakuan terhadap undang-undang, kebiasaan, dan perjanjian antarnegara.
  • Sumber hukum normal tidak langsung; yaitu yang didasarkan atas pengakuan undang undang seperti perjanjian doktrin dan yurisprudensi.
  • Sumber hukum abnormal; seperti proklamasi, revolusi, dan kudeta.

Dari tiga poin di atas maka bisa dijabarkan lebih lanjut mengenai Sumber Hukum Formil, antara lain:

1.Undang-undang (UU)

Pengertian Undang-undang sebagai sumber hukum formil adalah aturan yang mengikat dan punya masa berlaku. Artinya Undang-undang punya kekuatan hukum sejak ditetapkan hingga kemudian masa berlakunya dinyatakan berakhir.

Undang-undang sebagai sumber hukum akan berakhir masa berlakunya jika:

  • Undang-undang dicabung oleh pihak yang berwenang. Dalam hal ini pihak yang berwenang adalah lembaga pembuat Undang-undang ato lembaga lain yang sederajat.
  • Telah ditetapkannya sebuah Undang-undang baru yang lebih sempurna, lengkap,praktis, dan lebih cocok dengan situasi saat itu sebagai pengganti Undang-undang yang lama.
  • Objek yang merupakan sasaran Undang-undang udah ga ada lagi.

Undang-undang bisa disebut juga sebagai proses untuk membuat sebuah ketentuan menjadi ketentuan hukum yang berlaku umum yang dilakukan melalui prosedur dan aturan yang sudah ditentukan. Contoh perundang-undangan dalam hukum Indonesia antara lain pembentukan Undang-undang, penetapan Peraturan Pemerintah (PP), dan penetapan Peraturan Daerah (PD).

Dalam aliran Legisme, semua hukum terdapat dalam Undang-undang. Dalam aliran ini  Undang-undang adalah hukum. Begitu pula sebaliknya, hukum adalah Undang-undang. Hakim hanya sebagai pelaksana UU (wetstoepassing) dengan cara Jurisdiche Silogysme yaitu dari mayor ke minor dan selanjutnya konklusi. Hakim adalah corong UU (la bounche de la loi).

Aliran Legisme menganggap Undang-undang satu-satunya sumber hukum. Pasalnya hukum disamakan dengan Undang-undang. Maka itu, cuma ada sumber hukum, yaitu sumber hukum formil.

2.Yurisprudensi

Pengertian yurisprudensi adalah keputusan hakim terhadap suatu perkara yang belum diatur dalam Undang-undang. Putusan hakim ini dapat diberlakukan untuk kasus yang sama di masa mendatang. Dalam pandangan aliran Legisme, Undang-undang menjadi hal yang primer sementara yurisprudensi adalah sekunder.

Secara etimologi, jus atau juris adalah hukum atau hak. Prudence adalah melihat ke depan atau mempunyai keadilan. Maka bisa disebutkan bahwa jurisprudence (yurisprudensi) adalah hukum yang memberikan keadilan.

3.Traktat

Pengertian Traktat adalah sebuah perjanjian yang disepakati oleh dua pihak atau lebih yang memiliki objek tertentu yang disepakati untuk dilaksanakan. Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian Traktat umumnya adalah negara. Sehingga hal-hal yang diatur dalam Traktat biasanya menyangkut batas wilayah, pertahanan bersama, masalah ekonomi, dan hubungan diplomatik.

Traktat secara umum terdiri dari dua jenis, yaitu:

1.Traktat bilateral, yaitu traktat yang dilakukan oleh hanya dua negara aja. Misalnya perjanjian antara Argentina dengan Italia tentang Dwi Kewarganegaraan. Ato bisa juga soal perjanjian ekstradisi terkait seorang warga negara yang terkait kasus hukum.

2.Traktat multilateral, yaitu perjanjian yang menyangkut kepentingan beberapa negara. Contohnya adalah perdagangan bebas wilayah Asia Tenggara yang telah berlaku sejak satu tahun terakhir.

4.Kebiasaan

Kebiasaan adalah cara hidup suatu bangsa yang sudah berlangsung lama dan berlangsung secara turun temurun. Kebiasaan pada dasarnya digunakan sebagai pedoman untuk bertingkah laku, berfikir, dan bersikap sebagai pribadi dan masyarakat dalam menghadapi pelbagai hal dalam kehidupan bermasyarakat.

Berikut beberapa contoh kebiasaan yang telah menjadi sumber hukum di masyarakat Indonesia:

  • Upacara Ngaben. Ini merupakan adat istiadat ato kebiasaan masyarakat Bali yang menganut agama Hindu yang memerintahkan agar dilakukan upacara pembakaran mayat bagi setiap orang yang telah meninggal (ngaben).
  • Masyarakat suku Dayak mengharuskan perkawinan dilakukan melalui sistem endogami. Ini adalah sistem perkawinan antarkeluarga yang masih berada dalam satu rumpun suku yang sama.
  • Orang Batak melarang adanya pertukaran pengantin antara dua marga dalam sistem perkawinan mereka.

5.Doktrin

Yang dimaksud Doktrin adalah pendapat dari para ahli hukum terkait berbagai aspek dari hukum. Biasanya setiap pendapat tersebut berbeda-beda sesuai dengan latar belakang dari setiap ahli hukum. Pendapat ahli hukum ini kemudian menjadi sumber hukum dan diterima sebagai asas penting dalam penerapan hukum.

Contoh doktrin adalah ajaran Trias Politica dari Montesquieu yang berbicara mengenai pemisahan kekuasaan dalam negara. Contoh lain dari doktrin adalah mahzab sejarah Von Savigny.

Apa Sih Itu Sebenernya Pengertian Sumber Hukum? - rri.co.id

Sumber Gambar rri.co.id

Fungsi dan Tujuan Sumber Hukum

Sebagai sebuah pondasi, sumber hukum mutlak dibutuhkan keberadaannya di tengah masyarakat. Karna sumber hukum akan menjadi sumber untuk menggali hukum yang berguna bagi masyarakat. Terlebih sumber hukum bisa memberikan kekuatan yang berlaku secara formal.

Manfaat sumber hukum juga menjadi penunjuk terhadap hukum positif ato hukum yang berlaku saat ini. Sehingga setiap pihak yang berwenang melahirkan hukum positif punya pedoman nyata dalam membentuk hukum positif baru yang sesuai dengan situasi dan kondisi pada saat hukum itu akan dijalankan.

Di Indonesia ada satu keunikan tersendiri terkait sumber hukum. Sebagai sebuah bangsa yang punya ideologi Pancasila maka secara otomatis sumber dari segala sumber hukum adalah Pancasila. Seperti yang tertera dalam pasal 2 UU No.10 tahun 2004, Pancasila merupakan sumber dari segala sumber hukum di Indonesia.

Pancasila sebagai sumber hukum punya beberapa fungsi dan peranan. Pertama, sebagai pengikat persatuan dan kesatuan hukum nasional. Artinya setiap hukum yang dibuat untuk mengatur segi-segi kehidupan masyarakat ga boleh bertentangan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Kedua, sebagai sebuah cita-cita seluruh bangsa, Pancasila juga merupakan cita-cita hukum nasional. Sehingga seluruh peraturan yang lahir untuk mengatur kehidupan masyarakat haruslah berupaya mewujudkan cita-cita berbangsa dan bernegara yang berdasarkan kepada nilai-nilai Pancasila.

Apa Sih Itu Sebenernya Pengertian Sumber Hukum? - venyrindi.blogspot.co.id

Sumber Gambar venyrindi.blogspot.co.id

Sejarah dan Perkembangan Sumber Hukum di Indonesia

Harus diakui bahwa hukum yang berlaku di Indonesia merupakan produk warisan Belanda. Penjajahan selama tiga setengah abad membuat bangsa Indonesia ga bisa mengembangkan sumber hukum secara mandiri. Bahkan ketika Proklamasi dikumandangkan pada 17 Agustus 1945, para pendiri bangsa ini harus mengadopsi begitu banyak hukum buatan Belanda untuk menciptakan masyarakat yang lebih teratur.

Meski demikian, sebenarnya proses pembentukan sumber hukum di Indonesia udah berlangsung jauh sebelum bangsa Belanda menjajah negeri ini. Masyarakat Indonesia udah punya dan menerapkan hukum adat. Sayangnya, sumber hukum yang ada saat itu mayoritas ga tercatat alias ga tertulis. Semua bersifat ucapan turun temurun.

Saat Belanda mulai masuk ke Indonesia, mereka juga membawa aturan dan sumber hukum sendiri. Dalam hal ini sumber hukum yang dibawa Belanda udah tercatat rapi dan mencakup banyak aspek dalam kehidupan bermasyarakat.

Meski demikian, Belanda ga serta merta menerapkan sumber hukum yang dibawa ke dalam tatanan masyarakat pribumi saat itu. Belanda sejak awal penjajahan menganut politik hukum adat (adatrechtpolitiek). Sistem ini membagi penerapan hukum dalam dua bagian. Masyarakat pribumi tetap memberlakukan hukum adat sementara bagi masyarakat Eropa yang tinggal di Indonesia diterapkan hukum Eropa.

Alhasil pada saat penjajahan Belanda terjadi pluralisme hukum. Hal ini berlaku terus sepanjang Belanda menjajah Indonesia. Bahkan kondisi tersebut cukup memengaruhi penilaian masyarakat terhadap sebuah aspek hukum.

Ga heran jika sekarang ini masih banyak perbedaan pandangan di masyarakat terhadap hukum. Sejumlah ketidakpuasan terhadap upaya penegakkan hukum dan cara penanganan persoalan hukum bersumber dari cara pandang yang berbeda terhadap hukum dan apa yang menjadi sumber hukum.

Selain itu sistem politik yang berlaku di Indonesia juga punya peran dalam arah perkembangan sumber hukum. Sejak lahirnya Undang-Undang Dasar 1945 hingga saat ini, situasi politik cukup memengaruhi lahirnya sumber hukum baru. Sejumlah Undang-undang maupun Peraturan Pemerintah dilahirkan karna menyikap situasi dan kondisi yang terjadi saat itu.

Itulah sekelumit tentang sumber hukum secara umum. Pasti ada manfaatnya dong bagi kita semua, khususnya kalian yang tengah mempelajari hukum. Kalo begitu jangan sungkan untuk menyebarkannya via medsos Mas Bro dan Mbak Bro sekalian.

Nah, kalo memang ada yang mau ditanyakan langsung aja isi kolom di bawah  ya.

Semoga bermanfaaat.

Seneng bisa berbagi.

Nonton bola sama temen memang lebih seru
Ga ada ikan paling cantik selain ikan lohan
Perbedaan pandangan bikin kita berseteru
Jangan sampe malah terjadi perpecahan

Cinere, Depok
Kamis 21.21 WIB, 9 Februari 2017
Tulisan Temen Kita – YK

Sumber Tulisan
Hamdan Zoelva. 2008. Hukum dan Politik Dalam Sistem Hukum Indonesia hamdanzoelva.wordpress.com/2008/02/20/hukum-dan-politik-dalam-sistem-hukum-indonesia/ diakses pukul 20:17 WIB pada hari Kamis, 9 Februari 2017
PH. 2014. Pengertian Sumber Hukum Menurut Ahli pengantarhukum.com/2014/09/pengertian-sumber-hukum.html diakses pukul 17:41 WIB pada hari Rabu, 8 Februari 2017
Ryan Mahendra. 2017. Sumber-Sumber  Hukum dan Sejarah Ketatanegaraan di Indonesia academia.edu/7443249/Sumber_Sumber_Hukum_dan_Sejarah_Ketatanegaraan_di_Indonesia_-Undang-Undang_Dasar_1945 diakses pukul 20:30 WIB pada hari Kamis, 9 Februari 2017
Sora N. 2015. Pengertian Sumber Hukum dan Macamnya pengertianku.net/2015/04/pengertian-sumber-hukum-dan-macamnya.html  diakses pukul 17:27 WIB pada hari Rabu, 8 Februari 2017
Tim Ensikloblogia. 2016. Pengertian Sumber Hukum dan Macam-macam Sumber Hukum http://www.ensikloblogia.com/2016/08/pengertian-sumber-hukum-dan-macam-macam.html  diakses pukul 23:31 WIB pada hari Rabu, 8 Februari 2017
Utsman Ali. 2014. Pengertian Sumber Hukum Menurut Para Pakar pengertianpakar.com/2014/10/pengertian-sumber-hukum-menurut-para.html#  diakses pukul 17:11 WIB pada hari Rabu, 8 Februari 2017

Sumber Gambar
elshinta.com diakses pukul 21:10 WIB pada hari Kamis, 9 Februari 2017
rri.co.id diakses pukul 22:04 WIB pada hari Kamis, 9 Februari 2017
venyrindi.blogspot.co.id diakses pukul 21:43 WIB pada hari Kamis, 9 Februari 2017
yurisdiksilaw.blogspot.co.id diakses pukul 21:31 WIB pada hari Kamis, 9 Februari 2017

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *