5 Cara Berhenti Nonton Film Porno : #CerpenKita7

5 Cara Berhenti Nonton Film Porno : #CerpenKita7 Sumber Gambar makassarterkini.com

Sumber Gambar makassarterkini.com

Bagaimana Caranya Agar Bisa Berhenti Nonton Film Porno?
Mau Berhenti Nonton Film Porno

Gimana cara berhenti nonton film porno?
Ada seorang temen yang pernah bertanya
Memang kalau mulai nanti akan efek domino
Semua tergantung kita cara untuk hentinya

Halo Mas Bro dan Mbak Bro

Udah pernah nonton film porno?

Kok pertanyaannya kayak gitu?

Yah, liat kanan kiri kita Mas Bro dan Mbak Bro. Sekarang ini film miskin itu jadi bagian hidup yang harus dijalani sampai akhirnya orang hidup dewasa.

Eits, jangan diartikan harus ditonton juga agar disebut dewasa ya. Tapi bebasnya film dengan tim wardrobe yang ga perlu repot-repot ini membuat banyak anak-anak dewasa sebelum waktunya.

Hmm, sebentar obrolan kita kali ini bukan sekedar buat yang udah pernah ya. Buat yang belum pernah juga ini sangat penting.

Supaya kedepan ga banyak lagi terjadi pembunuhan ditoilet, barang berharga yang terbuang percuma, dan tissu yang terbuang percuma. Maka kita perlu tau 5 Cara Berhenti Nonton Film Porno.

Sumber Gambar kaltim.tribunnews.com

Sumber Gambar kaltim.tribunnews.com

#

“Huhh”, Habureb keluar dari kamar mandi dengan handuk dilehernya.

“Hahaha, kau habis ngapain”, Anyat bertanya penasaran tapi memasang muka curiga.

”…. mandi”, Habureb menjawa dengan ragu.

“Alahh …?”, Anyat merespon dengan cepat.

Habureb ga menjawab apa-apa, dia cuma diam dengan mata melotot dan jidat mengkerut melihat temennya itu.

Anyat seolah menyerang dengan serangan dadakan, dia berhenti ditempatnya berdiri. Tapi mukanya maju sambil menodongkan telunjuknya ke arah Habureb.

“Apa sih?” jawab Habureb karena terpojok. Sedankan Anyat tetap melanjutkan aksinya.

“Kau mau kuliahkan?”, terjadi pengalihan isu.

“Alamak …”, Anyat langsung masuk ke toilet yang persis ada disamping kirinya.

–+–

“Berangkat dulu ya”, Anyat meninggalkan Habureb yang lagi duduk santai diruang tamu kontrakan.

“Yoa”, Habureb menjawab dengan santai.

Trang tang tang …, vespanya Anyat terdengar menjauh.

“Huh”, Habureb senyum-senyum mengingat kejadian barusan.

“Huh”, Habureb senyum-senyum mengingat kejadian barusan sambil membuka telepon pintarnya.

–+–

Prak, telepon pintarnya jatuh.

“Hah”, Habureb kaget dan terbangun dari ngantuknya.

Trang tang tang …, vespanya Anyat terdengar menjauh.

Habureb bingung harus ngapain dia berlari kearah kamar dan pura-pura tidur. Anyat masuk kontrakan dan duduk dikursi tamu sambil membuka sepatunya.

Mendengar ga ada respon dan suara apa-apa. Habureb penasaran dan kembali ke ruang tamu.

Cepet banget”, Habureb membuka pembicaraan.

“Hah, dosennya ga datang”.

“Hahaha, udah buru-buru”, Habureb merespon.

“Jangan ketawa aja kau, tadi kok lama ditoilet”.

“Hahaha, dosennya kenapa ga datang”, terjadi pengalihan isu.

“Jangan pengalihan isu kau”, kata Anyat dengan sinis.

“Mandilah”, Habureb menjawab karena teknik lamanya mengalihkan pembicaraan terbaca.

“Mana pernah kau lama-lama mandi”.

Trus, sekali-kali lama kan gapapa”.

Ga salah …”, Anyat menjawab dengan santai. Habureb merasa tenang karena jawaban singkat, padat, dan jelas itu. Dia berpikir masalah udah selesai.

“… tapi tadi kau ngapain kok lama?”, Anyat melanjutkan.

“Hahaha”, itu aja responnya Habureb.

“Ada caranya Bro, biar bisa brenti”, Anyat ngasih solusi. Dia memojokkan temennya itu.

“Maksudnya?”, Habureb penasaran.

“Kau lama gara-gara nonton tadi malam kan?”, Anyat ngomong dengan yakin.

“Hahaha”, Habureb kembali cuma ketawa.

Anyat teringat sejenak sama kebiasaan lamanya yang buruk. Saat masih terikat sama kebiasaan “pembunuhan berencana” dan “pembunuhan berantainya”. Sering buang nyawa sembarangan.

Pertama harus ada niat dulu Reb”, kata Anyat dengan santai.

“Nah itu yang susah Bro”, jawab Habureb seolah udah ngerti sama omongan Anyat. Padahal dari awal dia udah ngerti.

“Nah, soal niat itu bisa dipancing Bro”.

“Caranya?”, Habureb menjawab dengan cepat.

“Kau mau berhenti kan?”.

“Maulah”.

Baca Juga
Sakitnya Ga Seberapa Malunya : #CerpenKita4
Orang Gila Pintar : #CerpenKita5

“Kalau kau bener-bener mau perlu bantuan Bro. Cara kedua biar niatnya ada dan makin besar, harus didorong sama orang lain Bro”.

“Kaulah”, Habureb menjawab dengan cepat lagi.

“Boleh boleh, boleh temen boleh keluarga boleh pa … car. Eh pacar ga”. Anyat awalnya yakin trus berubah bingung.

“Kenapa?”.

“Hahaha, nanti malah kebablasan”.

“Hmm, ngerti-ngerti”, kata Habureb.

“Bagusnya sih keluarga Bro”, kata Anyat.

“Alamak, matilah”.

“Hahaha, tiap hari kau alamak. Giliran kayak gini takut sama Mamaknya”.

“Iyalah, ihh ngeriiii”, Habureb dengan gaya merinding.

“Baiklah saudara-saudara, ketiga Bro jangan lupa bawa dalam doamu”.

“Hahaha haha haha haha”, hampir satu menit lebih kayaknya Habureb ga brenti ketawa. Anyat diam aja menunggu, meskipun dia udah mati gaya.

 “Kau pernah berdoa?”, Anyat tiba-tiba jadi serius.

“Wuih wuuih, santai dong”.

“Pernah ga?”, Anyat masih pasang muka serius.

“Pernah lah”, Habureb gantian jadi serius.

“Kenapa?”.

“Ya karena akan terkabul”.

Trus kenapa tadi ketawa?”.

Tik tok tik tok tik tok … suasana serius jadi hening.

“Hahaha, ga enak kan”, Anyat ternyata balas dendam. Habureb ga bisa apa-apa. Dia cuma diam melihat ketawanya temennnya itu.

“Lanjut Bro, niat udah, dibantu orang lain udah, doa juga udah. Apalagi ya?”.

“Eh tunggu dulu, kaau gitu bukannya doa dulu harusnya ya?”, tiba-tiba Habureb berubah alim.

 “Nah itu tau”, Anyat menjawab. Mendengar jawaban itu Habureb sok gaya benerin kerah bajunya.

“Lanjut Bro”, kata Anyat lagi.

Keempat ga usah nonton film porno lagi yang jelas”, kata Habureb dengan yakin.

“Yakin?”, Anyat menggoda.

“Ya … ya bantuin lah”, katanya lemas sambil memukul lengan Anyat.

“Hahaha, yoi Bro. Kalau kau nonton diam-diam gimana?”, Anyat tanya tegas.

“Ya ga bersuara”.

“Maksudnya?”, Anyat telmi (baca : telat mikir).

Ga apa-apa, trus-trus?”, Habureb berharap ada tips lain.

Ga ada lagi. Kalau udah yakin ga nonton lagi trus apalagi yang kurang?”, Anyat sinis. Habureb diam aja karena harus menjalani masa menderitanya dari godaan wanita maya. Habureb diam, seolah membayangkan godaan-godaan yang pernah disaksikannya. Habureb udah lama jadi saksi hidup setiap agen sakral yang dikomersilkan itu.

Saat Habureb Sedang asik sama khayalan tingkat tingginya.

“Aduh”, habureb kaget dengar Anyat tiba-tiba ketawa.

“Hahaha, iya yah, kalau nonton diam-diam ya ga bersuara”.

“Hah, basi..”.

#

Kalian punya masalah yang sama Mas Bro dan Mbak Bro?

Semoga berguna.

Senang bisa berbagi dengan kalian.

Bagaimana caranya agar bisa berhenti
Dari kebiasaan buruk nonton film porno
Ga usah bingung apalagi diambil hati
Tekan tombol pause hentikan efek domino

5 Cara Berhenti Nonton Film Porno - #CerpenKita6 - Sumber Gambar www.lintasnasional.com

Sumber Gambar www.lintasnasional.com

Suka tulisannya?
Jangan lupa berbagi sama temen di sosial media ya
Ada yang mau didiskusiin?
Kasih komentar dibawah aja Mas Bro / Mbak Bro

Tembalang, Semarang
16:28 WIB, Selasa 31 Mei 2016
2016/05/31/10-175
Tulisan Kita

Sumber Gambar
makassarterkini.com diakses pukul 16:52 WIB pada hari Selasa, 31 Mei 2016
riaugreen.com diakses pukul 16:52 WIB pada hari Selasa, 31 Mei 2016
www.lintasnasional.com diakses pukul 16:52 WIB pada hari Selasa, 31 Mei 2016

Tentang Kita
Twitter : kekitaan_
Line : @jat6583f
Facebook : Kekitaan Kita
Google+ : Kekitaan Kita
Youtube : Kita/
Instagram : kekitaan_

Trackbacks & Pings

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *