Apa Aja Unsur Negara? : #HukumKita

Karya Ali Yahya

Apa Sih Sebenernya Pengertian Negara?
Apa Aja Teori Unsur Negara?

Salam Mas Bro dan Mbak Bro

Apa aja unsur yang harus ada biar bisa terbentuk sebuah negara?

Sebelum masuk terlalu dalam kita bahas dulu apa pengertian negara ya Mas Bro dan Mbak Bro. Biar lebih gampang lagi kita pahami.

Baca Juga : Apa Sih Itu Sebenernya Pengertian Hukum?

Sumber Gambar liputan6.com

Apa Sih Sebenernya Pengertian Negara?

Ada banyak pengertian Negara menurut para ahli hukum diantaranya:

1. Aristoteles

Pengertian negara itu adalah suatu persekutuan dari keluarga dan desa guna memperoleh hidup yang sebaik-baiknya.

2. Jean Bodin

Negara itu adalah persekutuan keluarga dengan segala kepentingannya yang dipimpin oleh akal dari suatu kuasa yang berdaulat.

3. Hugo Erotius

Negara adalah persekutuan yang sempurna dari orang-orang yang merdeka untuk memperoleh perlindungan hukum.

4. Bluntshi

 Negara adalah diri rakyat yang disusun dalam organisasi politik di suatu daerah tertentu

5. Hans Kelsen

 Negara adalah susunan pergaulan hidup bersama dengan tata paksa.

6. Woodrow Wilson

Negara adalah rakyat yang terorganisasi oleh hokum dalam wilayah tertentu.

7. Roger H. Soltou

Negara adalah alat ato wewenang yang mengatur ato ngendaliin persoalan bersama atas nama masyarakat.

8. Harold J. Laski

Negara adalah masyarakat yang dintegrasikan karena mempunyai wewenang yang memaksa yang secara sah lebih agung dari individu ato kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat itu.

9. Max Weber

Negara adalah itu suatu masyarakat yang punya monopoli buat pake kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah

10. Maciver

Negara adalah asosiasi yang menyelanggarakan penertiban dalam masyarakat berdasarkan system hokum yang diselenggarakan oleh pemerintah dan diber kekuasaan memaksa.

Baca Juga : Indonesia Tinggal Tunggu Hancurnya Aja Kalo Masih Bertengkar Karna Agama

Sumber Gambar artikelbelajar.com

Apa Aja Teori Unsur Negara?

Menurut Konvensi Montevideo pada tahun 1933, unsur negara itu ada 5, yaitu penduduk, wilayah, Pemerintah yang berdaulat, Kemampuan ngadain hubungan dengan negara lain, dan pengakuan. Tapi kita ga akan bahas unsur negara menurut Konvensi Montevideo ini.

Unsur Negara menurut Openheim Lauterpacht ada 4 hal yaitu punya rakyat, daerah ato wilayah, pemerintah yang berdaulat, dan tentu pengakuan dari negara lain.

Nah, ada 3 sudut pandang unsur negara, yaitu:

1. Unsur Negara Secara Klasik

a. Wilayah Tertentu

Ada batas-batas wilayah dimana kekuasaan negara itu berlaku. Hal-hal yang termasuk didalamnya yuridiksi territorial suatu negara adalah wilayah negara itu sendiri, kapal yang berbendera negara tertentu, dan kantor kedutaan.

b. Rakyat

Pengertian rakyat adalah sekumpulan orang yang hidup di suatu tempat. Ada beberapa persamaan arti rakyat, beberapa diantaranya adalah

  • Rumpun (Ras)

Pengertian Rumpun ato ras adalah kumpulan orang yang mempunyai cicir-ciri jasmaniah yang sama. Mulai dari warna kulit, rambut, bentuk muka, bentuk badan).
Contohnya Rumpun Melayu.

  • Bangsa (natie)

Pengertian bangsa adalah rakyat yang sudah berkesadaran membentuk negara. Contohnya Bangsa Indonesia.

Menurut Mas Bro Rousseau, pengertian bangsa ada 2. Pertama, Citoyen yaitu golongan ato bangsa yang berstatus aktif. Kedua Suyet yaitu bangsa yang tunduk pada kekuasaan di atasnya ato bangsa yang berstatus pasif.

Sedangkan menurut Jellinek ada 4 status bangsa. Pertama, status (+) seorang WN diberi hak kepadanya untuk nuntut tindakan (+) dari negara mengenai perlindungan atas jiwa, raga, milik, kemerdekaan, dan hak-hak lainnya. Kedua, Status (-) seorang WN akan dijamin kepadanya kalo negara ga boleh campur tangan terhadap HAM WNnya. Hak negara terbatas, demi mencegah timbulnya tindakan sewenang-wenang dari negara. Ketiga, status aktif, memberi hak kpd setiap warga negara nya ikut serta dlm pem-an. Keempat, status pasif, kewajiban setiap WN untuk taat dan tunduk segala perintah negara.

Menurut Mas Bro Dr. Herts ada unsur terbentuknya bangsa / natie yaitu ada hasrat kesatuan, hasrat untuk merdeka, hasrat keaslian, dan hasrat memiliki kehormatan.

  • Suku

Pengertian suku adalah orang yang berkesamaan dalam kebudayaan.
Contohnya suku Batak.

Nah rakyat itu terdiri dari penduduk dan bukan penduduk. Penduduk terdiri dari Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA). WNI adalah orang yang memiliki ikatan hukum dengan pemerintah negara itu. sedangkan WNA adalah warga negara keturunan asing.

WN ga selalu adalah penduduk. Contohnya WNI yang bekerja di Luar negeri. Dia WNI ga menjadi penduduk Indonesia lagi. Selanjutnya seorang penduduk ga mesti adalah warga negara. Contoh orang asing yang ada di Indonesia. Ia adalah penduduk Indonesia tapi ga merupakan WNI.

Dalam Kewarganegaraan, ada 2 asas. Pertama, Ius sanguinis adalah suatu asas dimana seorang menjadi warga negara karna ia dilahirkan dari ortu WNI. Kedua, Ius Soli adalah suatu asas dimana seorang menjadi warga negara berdasarkan tempat kelahiran.

Karna asas ini maka. Warga negara Belanda yang ngelahirin di Inggris yang menganut ius soli akan menjadi warga negara Inggris. Negara Belanda yang menganut ius sanguinis. Maka anak yang dilahirin mempunyai dwi kenegaraan (bipatride).

Selanjutnya warga negara Inggris yang dilahirkan di luar Inggris, setelah umur 20 tahun ga lapor pada perwakilan Inggris setempat akan kehilangan kewarganegaraan. Jadinya ga punya kewarganegaraan (apatride).

c. Pemerintah yang Berdaulat

Ngomongin soal kedaulatan, ada 4 sifat kedaulatan yaitu:

1. Asli artinya bukan berdasarkan kekuasaan lain;
2. Tertinggi artinya tidak ada kekuasaan lain yang lebih tinggi;
3. Tidak dapat dibagi-bagi;
4. Tidak terbatas dan lengkap.

Sedangkan berdasarkan teori kedaulatan. Ada 2 teori kedaulatan.

Pertama, teori deklaratif (otomatis). Teori ini udah memenuhi ketiga unsur pokok dengan sendirinya menjadi suatu negara. Masyarakat hukum internasional harus menganggap masyarakat politik itu sebagai suatu negara yang berdaulat penuh.

Kedua, teori konstitusi (ga otomatis). Teori ini punya 3 unsur pokok, ga otomatis diterima sebagai negara di tengah-tengah masyarakat internasional. Karna harus ada pengakuan dari negara lain secara resmi baru diterima sebagai negara yang berdaulat.

d. Pengakuan negara lain.

Pengakuan dari negara lain ada 2. Pertama, pengakuan de facto. Pengertian pengakuan de facto adalah pengakuan tentang kenyataan adanya suatu negara. Bersifat sementara, sampe dapat pertahanin kewajibanyya sebagai anggota bangsa-bangsa di dunia.

Kedua, pengakuan de jure. Pengertian pengakuan de facto de jure adalah pengakuan menurut hukum dan segala akibatnya (yuridis). Dapat ngadain hubungan dengan negara lain karna diperlakuin sejajar dengan bangsa lain di dunia yaitu berdaulat penuh.

Menurut Prof. Starke., unsur keempat ini adalah unsur terpenting. Karna kemampuan ngadain hubungan dengan negara lain membedakan negara. Negara sebagai kesatuan politik harus utuh dan ga setengah berdaulat. Karna kalo udah berdiri sendiri suatu negara ingin dan perlu dianggap sebagai subyek hukum internasional. Hidup sendiri dan ga ada temen kan ga bisa.

3. Unsur Negara Secara Yuridis (Logemann):

Unsur negara secara yuridis ada 3 yaitu:

a. Gebeidsleer

Pengertian gebeidsleer adalah wilayah hukum. Meliputi darat, laut, udara serta orang dan batas wewenangnya.

b. Persoonsleer

Pengertian persoonsleer adalah subjek hukum. Unsur subjek hukum daripada negara adala pemerintah yang berdaulat.

c. De leer van de rechtsbetrekking

Pengertian de leer van de rechtsbetrekking adalah hubungan hukum.  Hubungan hukum antara penguasa dan dikuasai termasuk hubungan hukum ke luar dengan negara lainnya secara internasional.

3. Unsur Negara Secara Yuridis Sosiologis (Rudolf Kjellin):

Sedangkan unsur terakhir, unsur negara secara yuridis dipengaruhi oleh 2 faktor yaitu

a. Faktor sosial

Secara sosial unsur masyarakat, unsur ekonomis, dan unsur kultur adalah hal yang membentuk sebuah negara.

b. Faktor alam

Sedangkan secara faktor alam unsur wilayah dan unsur bangsa perlu agar negara bisa terbentuk.

Baca Juga : 

Sumber Gambar merdeka.com

Ga Cuma orang “Sifat Negara” Juga Ada

Selesai dengan pengertian negara dan unsur negara. Selanjutnya mengenai negara kita juga perlu ongolin soal sifat-sifatnya.

Negara sebagai asosiasi yang berbeda dengan yang lain memiliki sifat:

1. Memaksa
Mempunyai kekuasaan untuk pake kekerasan fisik secara legal agar orang mentaati peraturan yang berlaku.
2. Monopoli
Dalam hal menetapkan tujuan bersama dalam masyarakat.
3. Mencakup semua
Berlaku bagi semua orang ga terkecuali.

Baca Juga : 

Sumber Gambar waktuku.com

Istilah Negara Juga Ada

Ada banyak Istilah yang dipake dalam sebuah negara. Beberapa diantaranya yaitu:

1. Penguasa

Untuk menyatakan orang yang melakukan kekuasaan yang tertinggi atas persekutuan rakyat yang hidup dalam suatu daerah.

2 Persekutuan rakyat

Untuk nyatain bangsa yang hidup dalam suatu daerah di bawah kekuasaan tertinggi menurut kaidah negara yang sama.

3. Pemerintah

Kalo digunai dalam pengertian “kekuasaan ato kemauan negara”.

4. Wilayah tertentu

Untuk nyatain daerah dimana dalam suatu bangsa di bawah kekuasaan tertentu.

5. Kas Negara

Untuk harta yang dipegang oleh penguasa buat kepentingan umum.

#HukumKita
20180413 2301WIB Jumat
Rumah Syahdan

Senang bisa berbagi.

Semoga bermanfaat.

Mauliate

Sumber Tulisan
Catatan Kuliah

Sumber Gambar
artikelbelajar.com dibuka pukul 01:27 WIB pada hari Minggu tanggal 15 April 2018
liputan6.com
dibuka pukul 01:27 WIB pada hari Minggu tanggal 15 April 2018
merdeka.com dibuka pukul 01:27 WIB pada hari Minggu tanggal 15 April 2018
unsplash.com/AliYahya dibuka pukul 23:27 WIB pada hari Sabtu tanggal 14 April 2018
waktuku.com dibuka pukul 01:27 WIB pada hari Minggu tanggal 15 April 2018

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *