cerita bersambung

Baru : #CerpenKita Episode 12

Bila engkau sungguh-sungguh buka mata, kau akan menemukan bayanganmu di setiap bayangan, dan bila kau sungguh-sungguh buka telinga, kau akan mendengar suaramu sendiri dalam semua suara. -Kahlil Gibran- Episode Sebelumnya… “Aduh gimana ini kita menghubungi supir pesanan Amongmu Lus?” tanya Rendy di tengah kepanikan. “Ponsel lo mati?” tanya Tulus dengen membelalakkan kedua bola matanya tak percaya. Rendy menganggukkan kepalanya. Dan Tulus berjongkok meremas kepalanya saat ia mengetahui bahwa sebuah harapan… Selengkapnya »Baru : #CerpenKita Episode 12

Bahan Berani : #CerpenKita Episode 8

Carilah kini, dan rasakan sepenuh dirimu hingga kalian dapati sebuah keindahan yang lebih elok dari seluruh keindahan yang ada sebuah kidung yang lebih agung dari nyanyian samudera dan rimba belantara, suatu keagungan yang bertahta pada singgasana di mana orion hanya sekedar penyangga kakinya, yang menggenggam sebatang tongkat di mana Pladies tak lebih dari kilatan  tetes embun. -Kahlil Gibran-     Episode sebelumnya… Rindi melangkahkan kakinya ke arah ruangan Ramos. Ah…… Selengkapnya »Bahan Berani : #CerpenKita Episode 8

Pola : #CerpenKita Episode 4

  • by
Apabila engkau bekerja, engkau adalah sepucuk seruling, dan karenanya hati yang menghembuskan sang waktu berubah menjadi lagu. -Kahlil Gibran-       “Rendy…,” Panggil Among di sela sarapan pagi mereka.   “Iya Among?” tanya Rendy menanggpi seraya. Among terhenti sejenak. Pandangan matanya, memandang Rendy. Sungguh, wajah yang tak jauh terpaut darinya, wajah yang mirip dengannya itu, kini terlihat bahagia. Kedua bola matanya berbinar. Tiada henti, dan tiada redup. Enggah rasanya hati untuk… Selengkapnya »Pola : #CerpenKita Episode 4

Ini Aku : #CerpenKita Episode 1

Aku mencintai tanah kelahiranku dengan sebagian cintaku pada negeriku, dan aku mencintai negeriku sebagai cintaku pada bumi, semua yang ada di dalamnya adalah negeriku, dan aku mencintai bumi dengan keseluruhan diriku karena bumi adalah milik manusia dari manifestasi jiwa Tuhan. -Kahlil Gibran- Kota itu jauh. Sangat jauh. Jika hendak ke sana, ia harus melewati lautan yang terbentang luas. Mengagungkan namanya, kemudian merentangkan kedua tangan untuk merasakan hembusan angin yang diberitahukan… Selengkapnya »Ini Aku : #CerpenKita Episode 1