Belajar SEO untuk Pemula : Gimana Cara Riset Kata Kunci dan Analisis Kompetisi (4)

Cara Gampang Riset Kata Kunci

Mengenal Keyword Research dan Analisis Kompetensi
Cara Nyariin Kata Kunci yang Saingannya Rendah

Matahari nun jauh disana terbenam
Membuat hati yang liat tersanjung
Teliti dulu keyword yang mau ditanam
Yang dibutuhin banyak pengunjung

Salam #MasBro & #MbakBro

Udah pernah coba riset kata kunci?

Sudah dibilang, belajar SEO itu ga hanya tau tentang konsep dasar SEO aja. Tapi komponen-komponen kecil lainnya yang ternyata sangat penting juga harus kamu perhatikan.

Misalnya saja tentang keyword research dan analisis kompetensi.

Mengenal Keyword Research dan Analisis Kompetensi

Lalu, apa yang dimaksud dengan keyword research dan analisis kompetensi?

Baik, kita bahas satu per satu ya #MasBro & #MbakBro.

Keyword Research

Keyword research atau riset kata kunci merupakan penelitian yang user lakuin di mesin pencari buat nemuin kata kunci yang relevan dengan isi konten yang diharepin.

Dengan dibantu tools dari Google, user bisa dengan mudah nglakuin riset / penelitian buat dapetin kata kunci yang populer, namun dengan kompetisi yang rendah.

Riset kata kunci ini sangat penting buat kamu lakuin sebagai seorang praktisi SEO, karna:

Mengantarkan web kamu menduduki peringkat 1 di hasil pencarian Google. Meskipun punya saingan yang sedikit (yang pake kata kunci yang sama), bahkan ga ada sama sekali.

Hal inilah yang ngebuat riset keyword sangat penting untuk kamu lakuin. Jadi, kamu pun ga capek-capek buat artikel yang pada akhirnya ga ada yang ngebaca.

Sakit kan?

Usahakan masukin kata kunci di web yang unik, yang sedikit sekali web-web lain pake kata kunci yang kamu rancang tersebut.

Analisis Kompetisi

Analisis kompetensi merupakan suatu cara yang dilakukan oleh blogger untuk menemukan kata kunci yang tepat yang memiliki kompetensi yang rendah sehingga bisa menduduki peringkat 1 di hasil pencarian.

Buat blog / web baru yang pondasi SEO-nya belom begitu kuat, kamu perlu ngincer kata kunci yang kompetisi di mesin pencari rendah.

Tujuannya biar web kamu muncul di halaman pertama.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, tool favorit yang digunakan untuk riset keyword yakni dengan Google Keyword Planner (GKP).

Kenapa pake GKP?

Karna gratis, fiturnya sangat lengkap, serta lebih akurat sebab tool ini milik Google.

Belajar SEO untuk Pemula - Gimana Cara Riset Kata Kunci dan Analisis Kompetisi (4)

Cara Nglakuin Riset Kata Kunci

Buat nglakuin riset kata kunci, caranya mudah banget, Bro…

  1. Masukin kata kunci, boleh dimasukin lebih dari 1. Kalau kamu mau masukin lebih dari 1 kata kunci, maka gunain tanda koma / line break.
  2. Atur negara target yang bakalan mendominasi ngunjungin konten kamu.
  3. Pilih bahasa yang sesuai.
  4. Klik tulisan ‘get ideas’.
  5. Tunggu beberapa saat hingga kamu diarahin ke halaman berikut ini:

Belajar SEO untuk Pemula - Gimana Cara Riset Kata Kunci dan Analisis Kompetisi (4)

Coba kita analisis bareng-bareng.

Dari gambar tersebut, kita lihat bahwa ada 320 orang yang nyariin kata kunci “beli baju” dalam sebulan.

Tapi, kalau misalnya diganti dengan kata kunci “jual baju”, ternyata hasilnya lebih besar yakni 1.900 orang.

Artinya apa? Yang nyariin keyword “jual baju” jauh lebih banyak dibanding “beli baju”.

Inget-inget lagi yang kamu ketahui tentang on-page SEO, yang telah Kekitaan bahas di artikel sebelumnya.

Dengan manfaatin pengetahuanmu mengenai on-page SEO, maka kamu akan lebih mudah dalam mengoptimasi web. Misalnya dengan pake kata kunci “jual baju”, bukan “beli baju”.

Seperti itulah dasar dari riset kata kunci dan analisis kompetensi yang harus kamu ketahui untuk mengoptimasi halaman web.

Cara Nyariin Kata Kunci yang Saingannya Rendah

Dalam nglakuin riset keyword, biasanya para pemilik web baru ngincer kata kunci yang memiliki persaingan rendah.

Sebab web yang baru belum punya pondasi yang kuat. Sehingga dengan memakai kata kunci yang umum (sering digunain oleh web lain), maka web kamu akan kalah dengan web besar.

Langkah yang harus kamu tempuh buat nyariin kata kunci dengan saingan rendah yaitu:

  1. Temuin niche / tema website yang non-kompetitif dan temuin keyword yang non-kompetitif juga. Kembangin keyword utama menjadi beberapa keyword turunan.
  2. Gunain niche website yang nguntungi Adsense.

Niche bisa kamu cari dengan menggunakkan beberapa aplikasi seperti StumbleUpon, Amazon dan eBay, Reddit, TV, buku, majalah, koran.

Kemudian, buat nggali keyword, kamu bisa gunain tools Google Keyword Planner, SEMRush, ato LongTailPro.

Kalo kamu udah nemuin beberapa keyword yang akan digunain, inilah saatnya kamu nganalisis tingkat kesulitan dengan cara nglkuin pencarian di Google pake keyword yang kamu temuin barusan.

Yang terpenting dalam mennggunakan keyword buat web yang baru adalah:

  • Hindari penggunaan kata kunci yang halaman 1-nya udah diduduki oleh web e-commerce besar, seperti Amazon dan eBay.
  • Kalo halaman 1 dan 2 dipehuni oleh forum, situs Q&A, eHow, WikiHow, dan blog-blog kecil lainnya, maka gunakan lah keyword tersebut, karna hal ini ga terlalu sulit buat web kamu untuk menduduki posisi di peringkat atas.

Mengenal Long Tail Keyword

Satu hal lain yang mesti kamu ketahui tentang riset keyword yaitu long tail keyword (kata kunci berekor panjang).

Maksudnya apa?

Jadi, long tail keyword adalah kata kunci sejenis dari kata kunci yang utama. Kata kunci ini juga ditampilkan oleh GKP.

Misal dari gambar di atas, selain ada kata kunci “baju baru”, ternyata ada “jual beli baju”, “beli baju online”, “jual beli baju online”, dan lain sebagainya.

Nah, dari situ kalo kamu ngoptimasi web untuk kata kunci “beli baju”, maka hanya ada 320 pencari per bulan.

Tapi kalo kamu ngoptimasi kata kunci eli baju online”, maka total pencariannya otomatis bertambah 1.300 + 320 = 1.620 orang.

Nah… sekarang keputusan terbaik ada di tanganmu. Kalu kamu mau pake long tail keyword tersebut, sesuaikan dulu dengan isi dari artikelmu. Apakah relevan atau tidak.

karya unsplash

Terakhir, kalo web yang kamu miliki ber-niche toko online (e-commerce) atau dimonetisasi dengan produk afiliasi, biasanya long tail keyword ngasih conversion rate lebih besar dibanding keyword biasa.

Hal ini karna pengunjung yang ngetik long tail di mesin pencari biasanya niat membelinya jauh lebih tinggi.

Misal, seorang pengunjung ingin mencari “baju biru”, tapi yang dimasukin kata “beli baju biru”. Nah, bisa kita tinjau bahwa sang pembeli ingin nyariin informasi dan juga terkesan ada niat untuk membeli.

#
Carilah apa yang kita butuhin
Bukan apa yang kita inginin

#

Semoga bermanfaat.

Seneng bisa berbagi.

Pergi main ke Belanda ngeliat tulip
Pulang ke rumah bawa sepatu kayu
Cari kata kunci kita ga perlu ngintip
Agar website-mu masuk peringkat satu

Sumber Tulisan
Pengalaman Penulis
panduanim.com/seo/ dibuka pukul 07:00 WIB pada hari Jumat tanggal 08 Maret 2019
panduanim.com/riset-keyword/ dibuka pukul 16:30 WIB pada hari Selasa tanggal 12 Maret 2019
panduanim.com/keyword-persaingan-rendah/ dibuka pukul 10.00 pada hari Rabu tnaggal 13 Maret 2019

5 tanggapan pada “Belajar SEO untuk Pemula : Gimana Cara Riset Kata Kunci dan Analisis Kompetisi (4)”

  1. Pingback: Mau Website tampil di halaman 1 Google? Pake Jasa SEO Jakarta Aja - kekitaan

  2. Pingback: Belajar SEO untuk Pemula : Masuk Halaman 1 Mesin Pencari Dengan Off Page SEO (5) - kekitaan

    1. Salam #MasBro BM
      Bener banget
      Selalu ada aja hal baru
      Mas Bro udah belajar SEO sejak kapan?
      Boleh berbagi ilmunya dong
      Mauliate

  3. Pingback: Apa itu SEO?? 127++ Pertanyaan SEO dan Jawabannya (10) - kekitaan

Tinggalkan Balasan