Belajar SEO untuk Pemula : Masuk Halaman 1 Mesin Pencari Dengan Off Page SEO (5)

Hubungan Off Page SEO dengan Backlink dan Search Engine
Mengetahui Kesalahan Strategi Link Building dan Bentuk Backlink yang Salah

Pergi ke China sama pacar
Jangan lupa membeli bakpao
Optimasi mesin pencari dari luar
Disebut dengan off-page SEO

Salam #MasBro & #MbakBro

Mau belajar dari nol?

Setelah kemarin kita udah belajar tentang gimana cara riset kata kunci dan analisis kompetisi.

Setelah kita udah tau kata kunci yang akan kita SEO-in. Maka kita perlu belajae SEO Off page.

Belajar SEO untuk Pemula
Masuk Halaman 1 Mesin Pencari Dengan Off Page SEO

Off page SEO adalah sebuah proses yang dilakuin buat ngotimasi search engine tapi dari luar website.

Kenapa harus nglakuin off page SEO?

Karna on-page SEO (optimasi dari dalam website) aja ga cukup buat dapetin peringkat tertinggi di hasil pencarian. Terlebih buat web baru yang belum punya pengunjung, kecuali jika saingan keyword-nya rendah.

Hubungan Off-Page SEO dengan Backlink dan Search Engine

Buat mahamin lebih dalam mengenai off-page SEO, maka kamu juga harus mengetahui hubungan antara link (backlink) dan search engine.

Google search engine punya bot yang tugasnya buat nglakuin crawling di internet.

Nah… Crawler milik Google disebuat sebagai Googlebot.

Googlebot ini akan bergerak dari website ke website melalui link yang dicantumin di setiap halaman website.

Dari data yang dihimpun oleh Googlebot, maka disusunlah index dan urutan peringkat website.

Karna Googlebot pake ink sebagai navigasinya. Trus web yang punya link dari luar bakalan dapetin prioritas tinggi.

Makin banyak kualitas link-nya, maka makin baik peringkat web tersebut.

Itulah kenapa link dari website (backlink) punya peranan yang sangat penting dalam SEO.

Biasanya backlink ini disisipkan di halaman konten web tertentu yang mengalah ke alamat link web lain.

Mengetahui Kesalahan Strategi Link Building dan Bentuk Backlink yang Salah

Seringkali, off-page SEO ini punya sisi gelap di dalamnya.

Seperti ada seorang blogger yang ingin naikin rangking webnya, tapi mels banget ngebuat konten yang berkualitas dan males nglakuin pemasaran. Mereka malahan ngandelin link building aja.

Padahal link building itu sebenernya penunjang konten web. Tanpa punya konten yang baik, alangkah baiknya jangan nglakuin link building.

Karna selain percuma, hasilnya pun bisa berupa hukuman bahkan penalti dari Google.

Gamau kan kalau web kamu mengalami hal ini?

Trus proses link building yang baik adalah yang slalu berhubungan dengan pemasaran konten, bukan lewat spamming, penggunaan bot, maupun software otomatisasi.

Mesin pencari paling ga suka bentuk backlink seperti ini:

1. Tukeran link

adalah cara yang paling populer saat ini, akan tetapi tukeran link secara langsung ga ngasih manfaat yang positif lagi untuk sekarang.

2. Ngasih link dan pake jasa backlink

Web-web tertentu sering gunain cara ini. Terkadang dengan beli link, ranging web akan cepat naik. Tapi biasanya hal ini ga bertahan lama karna webmu bisa aja kena hukuman dari Google.

3. Komentar di forum dan blog

Ini sering sekali bikin spam di web. Padahal link yang kamu dapetin dari komentar di forum dan blog ga akan ngasih manfaat yang besar.

4. Auto-approve link

Semua bentuk link yang ga melalui moderasi dari pemilik web disebut sebagai auto-approve link. Link tersebut langsung muncul saat kamu masukin alamat web-mu.

5. Gunain software bot

Memang ada banyak sekali software / tool (seperti software bot) yang bisa kamu gunain buat dapetin link secara otomatis. Tapi link yang kamu dapetin sebenernya kualitasnya rendah dan justru ngerusak web.

6. Private Blog Network

Merupakan sekumpulan blog yang dipunyai oleh satu orang yang difungsiin hanya untuk ladang backlink ke web utama mereka. Secara aktif, Google akan ngehukum jaringan blog kayak gini.

7. Spam

Spam biasanya sesuatu yang nyebelin. Dalam wujud apapun, teknik spam ini ga akan ngasih manfaat positif buat web-mu.

Naaah…. Link yang kamu dapetin dengan cara di atas, biasanya kualitasnya rendah.

Biasanya kalau kamu berada di peringkat tinggi pun jangka waktunya cukup pendek. Karna Google bakalan ngasih penalti buat web-web yang nglakuin ini.

Oleh karnanya, lebih baik kamu hindarin teknik demikian.

Hal ini serupa dengan on-page SEO yang sangat berpengaruh terhadap kualitasnya.

Begitu pula dengan off-page SEO yang lebih sensitif terhadap kualitas.

Jadi, slalu berhati-hatilah dengan link building yang akan kamu selipkan ke dalam konten-mu yang berkualitas.

Hubungan Konten dengan Backlink

Kamu udah tau kan ya apa itu on-page dan off-page yang telah dibahas dalam ulasan di atas?

On-page = konten.

Off-page = backlink.

Trus apa hubungannya konten dengan backlink?

Begini penjelasannya, dikutip dari panduanim.com:

If the value that you have worked so hard to instill in your site is evident to them, they will assist their own customers by linking back to your site. That, my friend, is the essence of link building.

Jadi, kalau web kamu bernilai dan nilai itu terlihat oleh orang lain, maka mereka bakalan dengan senang hati ngasih link ke webmu.

Itulah esensi dari adanya link building.

Buat ngasih nilai, maka kamu harus punya konten yang berkualitas.

Tujuannya adalah buat ngliatin kepada banyak orang, dengan cara nglakuin pemasaran konten.

Jadi, pemasaran konten (content marketing) ialah “sumber” backlink yang utama bagi webmu.

Belajar SEO untuk Pemula : Mengenal Lebih Dalam Off Page SEO buat Ngebangun Link dan Popularitas (5)
karya econsultancy.imgix.net

Hubungan Social Media dengan Off-page SEO

Sampai saat ini, sosial media ga punya efek buruk terhadap SEO.

Jadi menurut data yang dihimpun, sebagian orang bilang berpengaruh.

Trus sebagiannya lagi bilang hanya Google+ yang berpengaruh.

Dan sebagian yang lain bilang sama sekali ga berpengaruh.

Sekarang kita tanya lebih ulang, pentingkah social media marketing?

Jawabannya: PENTING.

Meski sosial media ga ada hubungannya dengan SEO, namun sosmed termasuk cara terbaik buat ngenalin web kamu pada banyak orang.

Jadi, selain punya konten yang berkualitas, kamu pun juga harus ngeliatin konten tersebut kepada warganet dengan cara nyebarin ke sosmed.

Kalo nitizen udah ngeliat kontenmu, trus mereka tertarik dengan kontenmu, itu berarti bisa jadi mereka bakalan ngerekomendasiin webmu kepada orang lain dengan cara:

  • share,
  • like,
  • dan lain sebagainya.

Itulah pentingnya sebagai blogger juga harus aktif di sosmed buat masarin website yang kamu miliki.

Faktor Penentu Rangking Off-page SEO

Off-page SEO dianggep sebagai permainan popularitas website, di mana Google nentuin kepopularitasan  tersebut pake beberpaa faktor.

Sebelumnya, kita udah tau kalo backlin adalah faktor utama off-page SEO, namun ga sembarangan backlink ngasih dampak positif.

Ada beberapa faktor penentu rangking dari luar web (off-page SEO), di antaranya:

1. Anchor text

Anchor text yang digunain dalam link, akan dibaca oleh mesin pencari sebagai keyword.

Web kamu pun bakalan dapetin poin ekstra di dalam teks yang digunain sebagai anchor.

Kendati demikian, pemakaian anchor yang sama dan berulang-ulang ga akan ngasih dampak positif ke web kamu.

Kalo misalnya dalam 1 halaman ada 2 link menuju web, maka keduanya punya anchor yang berbeda.

Namun Google bakalan gunain anchor yang pertama.

2. Kualitas backlink

Sekali lagi kami ingetin bahwa backlink yang berkualitas bakalan ngasih pengaruh yang lebih kuat dibanding yang ga berkualitas.

Ada beberapa hal yang nentuin kualitas backlink yakni keaktifan web, kesamaan topik, kesamaan bahasa, reputasi web, umur backlink, dofollow, nofollow, dan penempatan backlink.

Bicara soal penempatan, backlink berkualitas adalah yang ditempatin di dalam teks. Backlink ini diesbut sebagai contextual link.

Hal ini karna Google ngebaca isi dari teks tersebut, kemudian mutusin dalam konteks yang seperti apa link tersebut dipasang.

Sehingga web kamu pun bakalan dapetin poin untuk keyword yang dipakai.

3. Keragaman backlink

Keragaman backlink ini sangat banyak.

Jenis backlink yang paling terkenal adalah contextual link.

Selain itu juga ada profile, blog comment, widget, bio, directory advertorial, dan lainnya.

Terlalu banyak gunain 1 jenis backlink tidak akan ngasih efek yang optimal buat webmu.

Logikanya gini, kalo kamu dapetin backlink secara alami, maka jenis backlink pun akan beragam, hal ini yang akan mempengaruhi mesin pencari dalam nentuin rangking dari luar website.

4. Jumlah backlink

Makin banyak backlink, artinya makin baik.

Tapi kuantitas harus sebanding dengan kualitasnya.

Kalo kamu hanya dapetin backlink dari web yang ga punya reputasi, maka hal ini ga terhitung sebagai faktor yang positif.

5. Aktivitas sosial

Website populer adalah web yang selalu aktif dalam sosial media dan jejaring sosial lainnya.

Aktivitas sosial ini dapat diliat sebagai alat ukur seberapa banyak jumlah share yang dilakuin para pengunjung / pembaca ke jejaring sosial.

Tapi kamu harus selalu waspada dengan sentimen dalam setiap komentar di website sosial tersebut.

6. Reputasi sosial

Begini Bro….

Google ternyata bisa mahamin sentimen dalam setiap komentar.

Hal ini berarti akan ngasih dampak buruk bagi web kamu, kalo ada komentar yang buruk yang muncul di web kamu.

Demikian halnya buat sentimen positif, maka akan berdampak postif bagi web.

7. Faktor personal pengguna

Faktor personal pengguna merupakan faktor terakhir yang mempengaruhi penentu rangking dari luar web.

Semenjak Google nerapin personalized search, bikin hasil pencarian dalam keyword yang sama bisa berbeda buat masing-masing akun Google.

Hal ini bisa dipengaruhi oleh negara, bahasa, tingkat kepuasan pengunjung, dan faktor share web.

Yang perlu kamu tahu adalah search engine ga pernah ngeluarin daftar resmi terkait apa aja faktor yang pengaruhin peringkat.

Faktor-faktor di atas merupakan hasil yang kami dapetin secara empiris, berdasarkan tinjauan lapangan.

#
Kita ga pernah tau sampe kita alami ato pelajari
#

Semoga bermanfaat.

Seneng bisa berbagi.

Kue kotak-kotak namanya bapel
Isi dadar gulung namanya enten-enten
Ga ada yang tau algoritma Google
Buat ngasih peringkat ke web content

Sumber Tulisan
Pengalaman Penulis
panduanim.com/seo/ dibuka pukul 07:00 WIB pada hari Jumat tanggal 08 Maret 2019
panduanim.com/content-marketing-seo/ dibuka pukul 10.00 pada hari Rabu tanggal 13 Maret 2019

Trackbacks & Pings

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *