Bukannya Ribet ya? Kenapa Analisa Traffic Website Itu Penting Buat SEO?

Salam #MasBro / #MbakBro

Punya website, tapi males analisis trafik nya?

Yakin? Penting, loh!

Apa sih trafik website itu? Kenapa penting?

Gampangnya, trafik website itu jumlah visitor, artinya, berapa jumlah orang yang dateng ke website kita pada kurun waktu tertentu. Ini penting banget untuk ngukur kinerja sebenarnya dari website kita dalam ngedatengin pengunjung. Simpel, karna dari sanalah penghasilan kita, dan tujuan akhir kita ngebangun website juga bisa tercapai dan terukur.

Logika sederhana lainnya, pengukuran trafik = hasil dari SEO.

Mungkin kita mati-matian buat lakuin pengoptimalan website lewat SEO. Mulai dari isi konten, struktur, frekuensi update ngebuat konten, optimasi kecepatan, ngebuat backlink dan lain lain. Karna itu, akhirnya kita bisa dapetin hasil yang baik pada SEO audit, kecepatan website nya juga mantul (mantap betul). Tapi, tetep aja, hasil audit sesempurna apapun bakal percuma kalo ujung-ujungnya website kita tetep sepi pengunjung, kalah sama website sebelah yang ga ngelakuin optimasi sedikitpun. Makanya, perlu suatu alat pengukur kinerja website kita terhadap jumlah pengunjungnya.

Google Webmaster dan Google Analytics Bisa Ngukur Trafik Website

google analytics dan google webmaster

Dua-duanya, nih, merupakan produk dari Google yang berguna banget untuk pengelolaan website kita. Mereka punya fungsi yang hampir serupa sebagai alat ukur monitoring trafik website, cuma, keduanya punya perbedaan soal metode / cara pengukurannya. Wow, gimana, tuh?

Baca Juga : Mau Website tampil di halaman 1 Google? Pake Jasa SEO Jakarta Aja

 

Bukannya Ribet ya Kenapa Analisa Trafik Website Itu Penting 1Tentang Trafik Website Google Analytics

Pertama Google Analytics ngukur trafik website berdasarkan script yang terpasang pada website. Karna pengukurannya berdasarkan script yang tertanam (biasanya, sih, di header website), google analytics punya kekurangan soal keakuratan pada berbagai kondisi. Namun, Google Analytics tetep aja masih jadi alat ukur analisa terbaik sebagai alat bantu penentu kebijakan pemasaran website, karna alat ini mampu mengukur trafik dari berbagai jenis visitor. Termasuk, visitor yang datengnya dari Google Adwords (iklan), jika kita menggunakannya. Trus, untuk laporan progresnya, terjadwal tiap 24 jam dan akan di-reset pada waktu yang sama sesuai yang uda kita tentuin.

Nih, buat yang mau tau lebih lanjut tentang Google Analytics.

Tentang Trafik Website Search Console Google Webmaster

Di lain sisi,search console Google Webmaster ini sangat akurat mengenai laporan kunjungan visitor menuju website kita. Alasannya, karna tools ini terintegrasi (menyatu) dengan mesin pencari Google itu sendiri. Artinya setiap kunjungan (klik) yang berasal dari mesin pencari bener-bener diitung.

Kekurangan dari tools ini adalah, Google webmaster ga bisa ngitung kunjungan jenis visitor lainnya, seperti trafik website referral, social dan direct. Bahkan, trafik yang berasal dari Google Adwords (iklan) pun ga diitung,padahal, trafik itu berasal dari mesin pencari yang formatnya “ads”. Kemudian, ga kayak Google Analytics, laporan Google Webmaster ini ga realtime dan terjadwal, melainkan nunjukkin beberapa hari kebelakang dan jumlah harinya ga pasti dan ga terjadwal.

Tapi, kalo mau tetep mempertimbangkan tools ini, sok, dibaca Tentang Manfaat dan Cara Pasang Google Webmaster dan Cara Melihat Peringkat Keyword Menggunakan Google Webmaster

Hal-hal yang Harus Kita Pahami Pada Laporan Trafik Website Google Webmaster

hal yang harus diketahui pada google webmaster

Search console Google Webmaster ini mampu ngasih liat dan laporin trafik website secara akurat yang berasal dari hasil pencarian mesin pencari Google. Bagian-bagian dari laporan ini meliputi keyword apa aja yang bisa ngedatengin pengunjung, berapa jumlahnya, posisi / peringkat berapa setiap keyword-nya, berapa impresinya, berapa CTRnya dan sebagainya.

permulaan cara melihat trafik website google webmaster

 

Untuk mempermudah pemahaman, kita pisahin jadi beberapa bagian. Anggap kita uda masang Google Webmaster, tinggal klik menu yang berderet di sebelah kiri Search traffic >>> search analytics.

Bagian 1: Click, Impression, CTR dan Position (Average)

Bagian utama dari pelaporan trafik website Google Webmaster adalah 4 hal yang dilaporin selama 28 hari (default), yaitu:

  • Click => Jumlah klik pengunjung yang datang dari mesin pencari menuju website kita (keseluruhan halaman dan post).
  • Impression => Jumlah website (snipet) kita ditayangkan pada hasil pencarian terhadap setiap orang yang melakukan pencarian di mesin pencari google.
  • CTR => Singkatan dari “click through rate” menunjukan jumlah perbandingan antara berapa kali website kita ditayangkan di mesin pencari dibandingkan berapa jumlah yang klik (masuk) website kita.
  • Position => Menunjukan posisi rata-rata setiap keyword dalam tanda kutip “yang diakui” oleh Google (terdeteksi)

CTR nujukkin seberapa baik kita ngelakuin optimasi pada Meta Tittle (SEO Tittle) dan Deskripsi meta. Judul yang menarik, trus penjelasannya cenderung ngedatengin pengunjung yang lebih banyak, sehingga ngasilin CTR yang besar.

snipet google

Dengan begini, berarti kita kudu mikirin kedua hal tersebut, karna bakal nentuin menang atau ga-nya persaingan dalam rangka menarik pengunjung dari mesin pencari.

Ada 3 bagian terkait 4 hal (item) pertama (click, impresi, CTR, position) yang perlu kira pahami sesuai gambar di bawah ini.

cara melihat trafik website google webmaster bagian 1

 
  1. Ada 4 item yang bisa kita liat, bisa dicentang salah satunya, dua atau bahkan semuanya. Untuk memudahkan, masing-masing item diwakili warna; click diwakili biru, impresi diwakili merah maroon, CTR diwakili orange dan position diwakili warna hijau tua.
  2. Nunjukkin total atau keseluruhan tiap item yang kita pilih. Contoh, dengan melihat gambar berarti website anda dalam 28 hari mampu mendatangkan 1.176 klik, ditampilkan sebanyak 27.459, dengan CTR (perbandingan impresi dan klik) sebesar 4,28%, dan posisi rata-rata dari keseluruhan keyword / halaman di hasil pencarian sebesar 6,6.
  3. Menunjukan grafik progres fluktuatif (naik dan turun) dari ke 4 item selama 28 hari.

Bagian 2: Konfigurasi Bentuk Pelaporan Trafik Website

cara melihat trafik website google webmaster bagian 2

Ada 7 pengaturan tentang hal apa aja yang mau kita ketahui dari keseluruhan trafik website organik yang kita dapetin dari mesin pencari. Isi laporannya bakal nentuin isi pada bagian selanjutnya (bagian3)

  1. Queries => Default-nya laporan Google Webmaster menunjukan queries yaitu kata kunci apa saja yang berhasil mendatangkan pengunjung dari mesin pencari.
  2. Pages => Menunjukan halaman mana aja yang dikunjungi pengunjung yang datang dari mesin pencari.
  3. Countries => Negara mana aja asal pengunjung yang datang dari mesin pencari.
  4. Device => Menggunakan perangkat apa aja pengunjung yang ingin kita lihat? Desktop, tablet atau hp (smartphone).
  5. Search Type => Umumnya, mesin pencari ga cuma mencari konten web aja, bisa saja pengunjung datang lewat pencarian gambar atau bahkan video pada mesin pencari.
  6. Search Apereance => Apakah datang dari semua versi pencarian, web light result atau amp (Accelerated Mobile Pages).
  7. Dates => Disini kita bisa melakukan pengaturan pada kurun berapa lama dan dari kapan ke kapan laporan google webmaster yang ingin anda ketahui (secara defaultnya 28 hari).

Bagian 3 Deretan Data Laporan Google Webmaster

cara melihat trafik website google webmaster bagian 3

Bagian 3 merupakan lanjutan dari bagian sebelumnya (bagian2) dimana bagian ini nunjukkin data apa yang mau kita liat pada laporan Google Webmaster. Gambar di atas adalah laporan mengenai queries (keyword apa aja yang ngedatengin pengunjung ke website kita. Kalo kita milih Pages, maka bentuk deretan laporan ini tentu aja bakal beda, begitu juga yang lainnya, misalnya devices.

  1. Nunjukkin hal apa yang mau kita tampilin (pada gambar diatas adalah queries).
  2. Baris 4 kriteria item yang uda dijelasin pada bagian 1, kemudian kita bisa liat kinerja keyword mana aja yang baik / buruk performanya berdasarkan klik terbesar, impresi terbesar, CTR terbesar atau posisi terbaik.
  3. Ngeliat previewkeyword pada hasil pencarian Google.
  4. Ngeliat secara detail per satu keyword, atau keyword yang kita inginkan, yang selanjutnya dijelaskan pada bagian 4.

Bagian 4: Mengukur Kinerja Dari Setiap Keyword

cara melihat trafik website google webmaster bagian 4

Ngukur kinerja secara detail dari setiap keyword sebenernya menyangkut 2 hal:

  1. Kinerja keyword selama 28 hari => Contoh, keyword yang dijadiin sampel pada gambar. Dalam waktu 28 hari, keyword ini dapet total klik / kunjungan sebanyak 77 dari 323 tampilan. Jadi, hasil perbandingan impresi dan kliknya adalah 23,84%, Artinya, performa keyword ini baik banget. Rata-rata posisi / peringkat / ranking berada pada 1,2. Yang berarti, hal ini mengalami fluktuatif setiap harinya.
  2. Kinerja keyword pada hari tertentu => Pada sampel gambar di atas, diambil hari terakhir, keyword mendapatkan klik sebanyak 3 dengan jumlah ditampilkan 8 kali, CTRnya sangat tinggi di 37,5%. Trus, untuk posisi menempati 1.0, artinya dari ke 8 impresi yang mencari keyword tersebut di pencarian Google, pasti nongol di peringkat 1.

Ranking / peringkat keyword ga sama antara satu user dengan lainnya. Kalo bentuknya pecahan, misalnya 1,2 untuk 5 impresi, berarti ke 5 impresi tersebut berbeda peringkatnya, bisa pada peringkat 1, 2, 3 dan seterusnya. Jika di rata-ratakan, hasilnya 1,2. Klik disini untuk tau kenapa hasil pencarian berbeda untuk setiap orang.

Google Webmaster: Alat Audit SEO yang Terutama

Sebenernya, terdapat banyak alat untuk ngaudit SEO, juga trafik website selain search console Google Webmaster. Dari yang geretongan maupun buayar mehong, yang bisa kita pake berdampingan dengan tools Google ini. Tapi, tetep aja cuma Google Webmaster yang bisa ngasih data real mengenai hasil kinerja dari pengelolaan website dan SEO pada mesin pencari.

Trus, nape Google Webmaster? Ga Google Analytics aje? Yang menjadi permasalahan adalah bahwa Google Analytics itu ndak 100% akurat, meskipun pada sisi lain, jauh lebih baik dari Google Webmaster. Karna ngukur trafik website nya secara keseluruhan. Untuk SEO, yang pengertiannya pengoptimalan website dan kontennya pada mesin pencari, yah, hal yang diukur hanya trafik dari mesin pencari aja dan Google Webmaster lah yang paling cocok untuk menangani hal seperti ini.

Baca Juga : Pelajari Dulu 27 Hal Tentang SEO Ini Biar Mudah Masuk Halaman 1 : #PanduanKita

#

Sgala sesuatu itu simpel,

Asal mau rendah hati untuk mengerti. 
#

Semoga bermanfaat.

Senang bisa berbagi.

Sesusah apapun itu #MulaiAjaDulu
Masalah ga selesai pake menggerutu
Biarin imajinasi terbang kayak bulu
Karya nyebar kemana dibantu waktu

Sumber Tulisan
Pengalaman Penulis
https://thidiweb.com/trafik-website/ dibuka pukul 11.00 WIB pada hari Senin tanggal 8 April 2019

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *