#InspirasiKita

Baru : #CerpenKita Episode 12

Bila engkau sungguh-sungguh buka mata, kau akan menemukan bayanganmu di setiap bayangan, dan bila kau sungguh-sungguh buka telinga, kau akan mendengar suaramu sendiri dalam semua suara. -Kahlil Gibran- Episode Sebelumnya… “Aduh gimana ini kita menghubungi supir pesanan Amongmu Lus?” tanya Rendy di tengah kepanikan. “Ponsel lo mati?” tanya Tulus dengen membelalakkan kedua bola matanya tak percaya. Rendy menganggukkan kepalanya. Dan Tulus berjongkok meremas kepalanya saat ia mengetahui bahwa sebuah harapan… Selengkapnya »Baru : #CerpenKita Episode 12

Aku Berbeda : #CerpenKita Episode 10

Laki-laki seluruhnya mencintaimu demi diri mereka sendiri. Aku mencintaimu demi untuk dirimu sendiri. -Kahlil Gibran- Episode sebelumnya … “Kapan kau datang, Nak?” tanya Ramos saat ia menyadari bahwa Tulus telah berdiri di sampingnya. Berdiri dengan pandangan mata yang tak pernah lepas dari gerakan tangan seorang remaja laki-laki di desa itu. Remaja laki-laki itu tengah menggarap beberapa bagian yang menjadi bagian dari pelatihan. “Kau suka?” tanya Ramos kembali saat Tulus tak… Selengkapnya »Aku Berbeda : #CerpenKita Episode 10

Baru : #CerpenKita Episode 9

Kalian yang selama ini hanya sibuk mencari makan dan tempat tinggal, pakaian dan barang-barang kebutuhan; carilah kini Dia, yang bukan merupakan sasaran bagi anak panahmu, yang bukan pula gua batu sebagai tempat berlindung dari keganasan alam. -Kahlil Gibran- Episode sebelumnya… Tawa mereka terdengar begitu renyah. Mereka menikmati santapan yang ada di meja makan dengan lahap. Cerita yang keluar dari mulut mereka, terdengar begitu asik. Hingga suara yang datang dari arah… Selengkapnya »Baru : #CerpenKita Episode 9

Bahan Berani : #CerpenKita Episode 8

Carilah kini, dan rasakan sepenuh dirimu hingga kalian dapati sebuah keindahan yang lebih elok dari seluruh keindahan yang ada sebuah kidung yang lebih agung dari nyanyian samudera dan rimba belantara, suatu keagungan yang bertahta pada singgasana di mana orion hanya sekedar penyangga kakinya, yang menggenggam sebatang tongkat di mana Pladies tak lebih dari kilatan  tetes embun. -Kahlil Gibran-     Episode sebelumnya… Rindi melangkahkan kakinya ke arah ruangan Ramos. Ah…… Selengkapnya »Bahan Berani : #CerpenKita Episode 8

Produksi-Konsumen : #CerpenKita Episode 7

Kasihan bangsa yang mengenakan pakaian, tapi bukan hasil tenunannya sendiri, yang menyantap makanan, tapi bukan hasil panenan ladangnya, dan meminum anggur tapi bukan berasal dari perasannya sendiri. Kasihan bangsa yang memuja orang-orang zalim sebagai pahlawan, yang menyanjung para penjajah sebagai sang gagah. Kasihan bangsa yang mencela nafsu di ketika mimpi, namun takluk pada ketika terjaga. Kasihan bangsa yang membungkam suaranya kecuali untuk meratapi arakan duka pemakaman, tanpa kubangan, kecuali meratapi… Selengkapnya »Produksi-Konsumen : #CerpenKita Episode 7