#InspirasiKita

Bahan Berani : #CerpenKita Episode 8

Carilah kini, dan rasakan sepenuh dirimu hingga kalian dapati sebuah keindahan yang lebih elok dari seluruh keindahan yang ada sebuah kidung yang lebih agung dari nyanyian samudera dan rimba belantara, suatu keagungan yang bertahta pada singgasana di mana orion hanya sekedar penyangga kakinya, yang menggenggam sebatang tongkat di mana Pladies tak lebih dari kilatan  tetes embun. -Kahlil Gibran-     Rindi melangkahkan kakinya ke arah ruangan Ramos. Ah… Lebih tepatnya… Selengkapnya »Bahan Berani : #CerpenKita Episode 8

Produksi-Konsumen : #CerpenKita Episode 7

Kasihan bangsa yang mengenakan pakaian, tapi bukan hasil tenunannya sendiri, yang menyantap makanan, tapi bukan hasil panenan ladangnya, dan meminum anggur tapi bukan berasal dari perasannya sendiri. Kasihan bangsa yang memuja orang-orang zalim sebagai pahlawan, yang menyanjung para penjajah sebagai sang gagah. Kasihan bangsa yang mencela nafsu di ketika mimpi, namun takluk pada ketika terjaga. Kasihan bangsa yang membungkam suaranya kecuali untuk meratapi arakan duka pemakaman, tanpa kubangan, kecuali meratapi… Selengkapnya »Produksi-Konsumen : #CerpenKita Episode 7

Timbangan : #CerpenKita Episode 6

Akal  dan pengetahuan adalah seperti raga dan jiwa. Tanpa raga, jiwa tak lain hanyalah kabut hampa. Tanpa jiwa, raga tak lain hanya kerangka tanpa makna. -Kahlil Gibran- Pendaran cahaya matahari, menyengat seketika ke arah matanya. Sontak, ia terbangun. Benar saja, ia terbangun dengan kernyitan di dahinya. Begitu juga dengan ia, terbangun dengan lenguhan ketidaknyamanan bahwa ia terganggu. “Tulus, ayo bangun sayang. Udah pagi, Nak!” ucap Rindi dengan mengusap puncak kepala… Selengkapnya »Timbangan : #CerpenKita Episode 6

Sesuai : #CerpenKita Episode 5

Kerja adalah cinta yang terjelmakan. Dan apabila engkau tidak dapat bekerja dengan cinta, dan hanya dengan kebencian, lebih baik kautinggalkan pekerjaanmu, lalu duduk-duduk di kuil dan meminta sedekah dari orang-orang yang bekerja dengan sukacita. Sebab, bila engkau membuat roti dengan rasa enggan, maka pahitlah jadinya dan takkan membuatmu kenyang. Dan bila engkau memeras anggur dengan menggerutu, maka gerutuanmu hanya akan menjadi racun bagi anggur itu, dan apabila engkau bernyanyi meskipun… Selengkapnya »Sesuai : #CerpenKita Episode 5

Pola : #CerpenKita Episode 4

  • by
Apabila engkau bekerja, engkau adalah sepucuk seruling, dan karenanya hati yang menghembuskan sang waktu berubah menjadi lagu. -Kahlil Gibran-       “Rendy…,” Panggil Among di sela sarapan pagi mereka.   “Iya Among?” tanya Rendy menanggpi seraya. Among terhenti sejenak. Pandangan matanya, memandang Rendy. Sungguh, wajah yang tak jauh terpaut darinya, wajah yang mirip dengannya itu, kini terlihat bahagia. Kedua bola matanya berbinar. Tiada henti, dan tiada redup. Enggah rasanya hati untuk… Selengkapnya »Pola : #CerpenKita Episode 4