INI LOHH SEJARAH DAN AKAR KONFLIK ISRAEL-PALESTINA!!!

INI LOHH SEJARAH DAN AKAR KONFLIK ISRAEL-PALESTINA!!!
karya penulis tulisIN
Yuk mulai #hidupdariKARYA

Gimana? Masih Puasa Gak Nih?

Salam #MasBro #MbakBro

Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh.

Seperti yang banyak beredar di media berita lokal, bahwa akhir-akhir ini terjadi konflik panas antara Israel-Palestina yang banyak menewaskan warga sipil. Kedua negara tersebut saling balas meluncurkan rudal dan akibatnya banyak bangunan hancur di kedua belah pihak.

APA SIH PENYEBAB KONFLIK ANTARA MEREKA?

Konflik antara dua negara yang bertetangga ini sudah lama terjadi bahkan sampai menyeret beberapa negara di kawasan Timur Tengah dalam pusaran perang. 

Pertanyaan bnayak orang saat ini adalah, apa penyebab Palestina dan Israel terlibat perang? kemudian apa alasan Palestina dan Israel berperang? 

Lepas dari sejarah pemicu perang Palestina Israel, ada penjelasan sederhana akar masalah konflik Palestina Israel

Alasan Palestina dan Israel perang adalah masing-masing ingin mendapatkan dan menguasai wilayah yang sama.

Yang diperebutkan Palestina dan Israel adalah wilayah geografis yang terletak di antara Laut Mediterania dan Sungai Jordan.

Baca juga:

Tetapi wilayah ini diberi label Israel di peta saat ini. Terdapat kota Yerusalem yang dianggap suci bagi orang Arab Palestina maupun orang Yahudi Israel.

Proses penyelesaian konflik yang telah berlangsung puluhan tahun ini telah menimbulkan konflik-konflik lain yang tumpang tindih.

Seperti hubungan Palestina dan Israel yang selalu bermusuhan padahal berdampingan.

Israel melakukan pendudukan militer yang membuat warga Palestina menderita, dan kelompok-kelompok militan Palestina meneror warga Israel.

Konflik-konflik itu diperburuk sejarah panjang dan penuh kekerasan di antara kedua bangsa tersebut.

Terlebih masing-masing memilki pembenaran sendiri tentang apa dan mengapa konflik terjadi selama lebih dari 70 tahun ini.

Sehingga kenyataannya, perdamaian antara Palestina dan Israel sangat sulit terwujud. Proses perdamaian telah berlangsung selama beberapa dekade.

Tetapi sejak Kesepakatan Oslo 1993 dan 1995, belum ada harapan perdamaian antara Palestina dan Israel.

Konflik Palestina dan Israel telah berlangsung sejak awal 1900-an ketika wilayah yang sebagian besar Arab dan Muslim masih menjadi bagian Kekaisaran Ottoman.

Tetapi usai Perang Dunia I, Inggris mendapatkan mandat dari Liga Bangsa-Bangsa untuk membantu mendirikan negara bagi orang-orang Yahudi di wilayah tersebut.

Ratusan ribu orang Yahudi pindah ke daerah itu sebagai gerakan Zionisme.

Zionisme bagi orang Yahudi adalah untuk melarikan diri dari penganiayaan dan mendirikan negara sendiri di tanah yang dianggap sebagai tanah leluhur mereka.

Sejumlah besar orang Yahudi Timur Tengah juga pindah ke Israel, entah untuk menghindari kekerasan anti-Semit atau karena diusir secara paksa.

Kekerasan komunal antara orang Yahudi dan Arab di Palestina mulai di luar kendali.

Pada 1947, PBB menyetujui rencana membagi Palestina menjadi wilayah, yaitu untuk orang Yahudi yang disebut Israel dan untuk orang Arab yang disebut Palestina.

Sedangkan Yerusalem, kota suci bagi orang Yahudi dan Muslim, menjadi zona internasional khusus.

Tetapi rencana itu tidak pernah terlaksana.

Para pemimpin Arab di wilayah itu menganggap rencana itu sebagai pencurian kolonial Eropa dan menginvasi Palestina untuk menjaga Palestina tetap bersatu.

Pasukan Israel memenangkan perang 1948, tetapi Israel mengklaim tanah melampaui batas yang ditentukan PBB.

Israel menduduki tanah yang telah menjadi bagian Palestina, termasuk bagian barat Yerusalem.

Israel juga mencabut akar dan mengusir seluruh bangsa Palestina.

Akibatnya sekitar 700.000 orang Palestina mengungsi.

Keturunannya sekarang mencapai 7 juta orang dan masih dianggap sebagai pengungsi.

Perang 1948 berakhir dengan Israel mengendalikan semua wilayah yang saat ini ditandai di peta sebagai Israel.

Kecuali Tepi Barat (West Bank) dan Gaza, yang menjadi tempat sebagian besar warga Palestina melarikan diri, dan sekarang dianggap sebagai wilayah Palestina.

Banyak juga orang Palestina yang berada di kamp-kamp pengungsi di negara-negara tetangga.

Hingga saat ini, beberapa hal masih menjadi perdebatan dan perebutan.

Seperti perbatasan antara Palestina dan Israel, status para pengungsi Palestina dan status Yerusalem.

Dimensi utama konflik pertama Palestina dan Israel dimulai pada 1948.

Konflik kedua Palestina dan Israel dimulai pada 1967, ketika Israel menempatkan kedua wilayah Palestina di bawah pendudukan militer.

Suka menulis?
Yuk mulai #hidupdariKARYA

Mau menulis dapat uang?
Menulis disini aja.
tulisIN karya yang kita sukai dan bermanfaat buat orang lain.
Buat karyamu sendiri dengan menulis.

Masih ada pertanyaan?
Masih butuh informasi lainnya?
Silahkan chat sama mimin kita, buat minta dibuatin tulisannya ya kekitaan.com/ButuhTulisan

Kesimpulan

Konflik ini tidak akan selesai bilamana tidak ada perjanjian damai di antara kedua belah pihak.

Dan yang paling penting adalah pembagian wilayah untuk masing-masing negara secara adil.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

Suka menulis?
Silahkan daftar untuk menulis tentang fakta Indonesia lainnya.
Sama seperti di youtube #MasBro #MbakBro akan mendapatkan penghasilan dari views.
Mari #HIDUPdariKARYA
Mau tanya? klik
 kekitaan.com/mauNULIS

Terimakasih
Tribun-Bali.Com dibuka pukul 14:55 WIB pada Hari Senin tanggal 19 Mei 2021

Kata kunci lain yang sering dicari
Palestina, Israel, Konflik Timur Tengah, Gaza, Al-Aqsa, Islam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *