contoh cerpen

Negara : #CerpenKita Episode 6

#CerpenKita Episode 5   Tiga bulan telah terlewati. Saat ini, adalah bulan keempat. Bulan terakhir dimana Uli berada di Jepang. Latihannya selama ini, berupakan salah satu bagian dari tanggung jawabnya sebagai Kakak. Uli enggan menyebutnya jika untuk negaranya. Karena ia tahu bagaimana rasanya sakit setelah dilempar seperti sampah ke negara lain, dan merasakan betapa susahnya. Sehingga, Uli memilih, bahwa tanggung jawab yang ia lakukan saat ini, adalah bentuk  tanggung jawab… Selengkapnya »Negara : #CerpenKita Episode 6

Untuk : #CerpenKita Episode 5

  #CerpenKita Episode 5 “Yakuza!!! Pakai otot dadamu agar kau dapat mengangkat tubuhnya dengan benar.” panggil Makochi dengan teriakan dari jauh lapangan. “Hei, kau juga! Lafaza! Itu kenapa kau bergelantungan saja seperti itu? Kau di kirim oleh negaramu bukan untuk menjadi kelelawar. Tapi, jadi atlet. Paham tidak?! Lakukan pull-up dengan benar. Agar kau dapat menggunakan dadamu untuk pantulan bola selain kaki. Dan mengurangi pelanggaran lapangan hanya karena bola mengenai kedua… Selengkapnya »Untuk : #CerpenKita Episode 5

Inong : #CerpenKita Episode 4

  #CerpenKita Episode 4   “Yakuza! Ayo makan,” ajak Lafaza di ambang pintu kamar asrama mereka. “Kau duluan, saja. Aku masih ada urusan sebentar,” jawab Yakuza. “Baiklah, kalau begitu. Jangan lama-lama, ya?” tanya Lafaza memastikan. “Oke. Aku berani untuk berjanji kepadamu,” jelas Yakuza singkat. Yakuza kembali terdiam, termenung dalam balutan rasa itu. Sekelabat ingatan melintas di dalam pikirannya. Raganya, jiwanya, seolah melayang seketika saat ia melihat nama itu di layar… Selengkapnya »Inong : #CerpenKita Episode 4

Kamu : #CerpenKita Episode 3

  #CerpenKita Episode 3   “Kembali kepada pembahasan, alasan mengapa saya senyuruh kalian gym, atau mengangkat beban, tak lain adalah meningkatkan masa otot kalian. Menyuruh kalian makan lebih banyak daripda minum, adalah langkah awal saya memberikan kalian pelajaran setelah saya tahu bagaimana cara kerja tubuh kalian. Saya memaklumi, jika kalian awan dalam resiko-resiko selama latihan berlangsung.” “Namun, bukan berarti kalian dibutakan dengan pengetahuan mengenai resiko itu. Dengan kalian mengetahui resiko… Selengkapnya »Kamu : #CerpenKita Episode 3

Lari : #CerpenKita Episode 2

#CerpenKita Episode 2   “Gimana rasanya?” tanya Momo-Chan. “Minum. Minum. Minum mana minum?” tanya Lafaza denan nafasnya yang masih tersengal kepada Momo-Chan yang tengah memegang minuman ion. Momo-Chan tertawa saat mendengar suara Lafaza yang lemas. Sedangkan, Yakuza hanya tertunduk lemas seraya merasakan keringat.yang terus bercucuran. Kepalanya yang pening terasa begitu berat. Ia mencoba memandang sesuatu di sekitarnya. Ah tidak, ia mencoba memandang sesuatu di depannya. Sepatu. Yah… Yakuza mendapatkan sepatu… Selengkapnya »Lari : #CerpenKita Episode 2

Aku : #CerpenKita Episode 1

#CerpenKita Episode 1   “Nih!” ucapnya seraya menyodorkan minuman ion untuk seseorang yang berada di depannya. “Lo bawa aja, dulu,” ucapnya santai. Lafaza menghembuskan nafasnya berat. Menatap sahabatnya, yang masih hidup dalam kabungan benci itu. Lafaza juga tak menyangka, mengapa ia lari ke negara ini hanya untuk mempermantab latihan. Sedangkan di negara asalnya, ia dapat mendapatkan fasilitas yang lebih baik dari negara ini. Dimana, ia hanya dicampakkan bak seseorang yang… Selengkapnya »Aku : #CerpenKita Episode 1