Konten viral di Threads tidak selalu lahir dari drama besar atau konflik panas.
Sebagian justru muncul dari kejujuran yang pahit, refleksi diri, dan perubahan sikap yang manusiawi.
Hal inilah yang terjadi pada unggahan akun @berliandhaniara, yang viral berkat satu narasi sederhana namun menghantam emosi banyak orang.
Sekilas Tentang Kontennya
Dalam unggahannya, sang creator menuliskan pengakuan jujur:
“Dulu gw benciiiin banget sama ini cewe… tapi sekarang salut bgt dia mualaf dan hijrah sedalem ini.”
Kalimat ini langsung memancing perhatian.
Bukan karena sensasi, tapi karena keberanian mengakui emosi negatif di masa lalu, lalu menabrakkannya dengan kekaguman dan doa di masa sekarang.
1. Kontras Emosi yang Ekstrem
Faktor paling kuat dari konten ini adalah kontras emosinya:
- Dari benci → salut
- Dari nyinyir → kagum
- Dari ego → refleksi diri
Otak manusia sangat sensitif terhadap perubahan ekstrem.
Saat dua emosi bertabrakan dalam satu narasi, penonton otomatis berhenti scroll untuk memahami ceritanya.
2. Pengakuan Sosial yang Jarang Diungkap
Tidak banyak orang berani berkata jujur di ruang publik bahwa:
- pernah benci orang sholeh
- pernah sinis terhadap hijrah orang lain
Konten ini bekerja sebagai social confession, membuat audiens merasa:
“Ternyata bukan cuma gue yang pernah kayak gini.”
Rasa “tidak sendirian” inilah yang memicu empati dan komentar panjang.
3. Redemption Arc yang Relatable
Konten ini memiliki alur cerita alami:
- Masa lalu yang buruk
- Kesadaran baru
- Rasa kagum dan doa
Tanpa ceramah.
Tanpa merasa paling benar.
Ini adalah alur penebusan (redemption arc) yang sangat disukai algoritma Threads karena memicu refleksi dan diskusi sehat.
4. Visual yang Memperkuat Makna
Visual hijab dan suasana religius tidak berdiri sendiri sebagai estetika,
melainkan memperkuat narasi perubahan batin.
Visual berfungsi sebagai bukti emosional, bukan sekadar pemanis.
5. CTA Alami Tanpa Disuruh Komentar
Tidak ada kalimat:
“Menurut kamu gimana?”
“Setuju ga?”
Namun kolom komentar tetap penuh karena:
- audiens ingin ikut refleksi
- ingin mengaku
- ingin berbagi pengalaman hijrah
Inilah CTA alami terbaik: emosi yang relevan.
Insight Penting
Konten ini viral karena:
- Tidak menggurui
- Tidak sok alim
- Tidak playing victim
Ia hanya jujur dan membiarkan realita berbicara.
Di Threads, konten yang membuat orang diam sejenak dan menghela napas sering kali lebih kuat daripada konten yang teriak-teriak minta perhatian.
FAQ (Frequently Asked Questions)
1. Kenapa konten reflektif bisa viral di Threads?
Karena Threads mendorong diskusi horizontal dan cerita personal. Konten reflektif memicu komentar panjang, yang disukai algoritma.
2. Apakah konten religi harus selalu menggurui agar viral?
Tidak. Justru konten yang jujur, rendah hati, dan personal cenderung lebih diterima audiens.
3. Apakah pengakuan emosi negatif aman untuk personal branding?
Aman, selama diakhiri dengan refleksi dan perubahan. Ini membangun trust, bukan merusak reputasi.
4. Apakah formula ini bisa ditiru?
Bisa. Fokus pada kejujuran, kontras emosi, dan biarkan audiens menyimpulkan sendiri.