Gaji Project Analyst Rp15.670.000 per bulan. Itu sama dengan Rp188.040.000 per tahun.📈
Salam #MasBro #MbakBro
Berikut gaji sebagai Project Analyst :
Job Desk
Job Desc Project Analyst
Tanggung jawab seorang Project Analyst ga cuma sekedar ngikutin project, tapi juga berperan penting dari awal sampe akhir. Kau akan jadi jembatan antara stakeholder dan tim teknis. Tugas utamanya meliputi:
Perencanaan Project: Bantu bikin baseline project, timeline, budget, dan resource allocation. Kau perlu nge-breakdown scope kerja jadi tugas-tugas kecil yang lebih manageable. Kalo ada perubahan, kau harus bisa nge-track dan ngelaporin dampaknya.
Eksekusi Project: Pantau jalannya project, pastikan sesuai rencana. Kau harus bisa ngeidentifikasi risk dan issue sedini mungkin, terus cari solusi yang tepat. Kalo ada masalah, kau harus bisa komunikasi sama tim dan stakeholder dengan efektif.
Monitoring & Pengendalian: Track progress project secara rutin, bandingkan sama rencana awal, dan laporkan hasilnya. Identifikasi deviation dan cari cara buat mitigate dampaknya. Kalo ada delay, kau harus bisa cari solusi dan kasih tau stakeholder.
Pelaporan: Buat laporan progress secara berkala, pakai tools yang sesuai, misalnya spreadsheet atau project management software. Laporan harus jelas, ringkas, dan mudah dipahami.
Dokumentasi: Buat dan jaga document project, mulai dari requirement, design, sampai procedure. Dokumentasi yang baik penting banget buat knowledge sharing dan future reference.
Analisa Data: Kumpulkan dan analisa data project buat ngebuat keputusan yang tepat. Kau harus bisa nge-interpret data dan ngasih rekomendasi berdasarkan finding-nya.
Meeting & Koordinasi: Ikut rapat project, koordinasi sama tim dan stakeholder, dan jaga komunikasi tetap lancar.
Kualifikasi:
- Pendidikan minimal S1 di bidang yang relevan (misalnya, IT, Management, Engineering).
- Pengalaman di bidang project management atau analysis (diutamakan).
- Paham metodologi project management, misalnya Agile atau Waterfall.
- Menguasai tools project management seperti Microsoft Project, Jira, dll.
- Skill komunikasi dan presentasi yang baik.
- Kemampuan analisa data dan problem-solving.
- Teliti, detail, dan bisa bekerja sama dalam tim.
Intinya, kau harus punya kemampuan analisa, problem-solving, dan komunikasi yang bagus, plus kemampuan ngelola project dari awal sampe akhir. Ga cuma ngerti teknisnya, tapi juga ngerti bagaimana ngomunikasiinnya ke orang lain.
Skill yang Dibutuhkan
Skill yang dibutuhkan untuk jadi Project Analyst cukup beragam, gabungan antara kemampuan teknis dan soft skill. Kalo kau mau sukses di bidang ini, kau butuh:
Hard Skills (Kemampuan Teknis):
Penguasaan Software Manajemen Proyek: Ini penting banget! Kau harus mahir pake software seperti Microsoft Project, Jira, Asana, atau Trello. Kemampuan nge-input, nge-track, dan nge-generate laporan dari software ini sangat krusial.
Pengetahuan Metodologi Manajemen Proyek: Paham Agile, Waterfall, Scrum, atau metodologi lain yang relevan. Kau harus bisa milih dan nerapin metodologi yang tepat sesuai kebutuhan project.
Kemampuan Analisa Data: Kau harus bisa ngumpulin, ngolah, dan nge-interpret data untuk ngambil kesimpulan dan bikin keputusan yang tepat. Kemampuan ini penting buat nge-track progress, ngeidentifikasi risk, dan ngebuat prediksi.
Kemampuan Modeling dan Simulation: Kalo kau punya kemampuan ini, akan jadi nilai tambah. Kau bisa bikin model untuk memprediksi outcome project dan nge-simulate berbagai skenario.
Keterampilan Spreadsheet (misal: Excel): Menguasai spreadsheet untuk membuat dashboard, laporan, dan visualisasi data sangat penting.
Soft Skills (Kemampuan Non-Teknis):
Komunikasi: Ini sangat penting. Kau harus bisa berkomunikasi dengan jelas dan efektif, baik secara lisan maupun tulisan, dengan stakeholder dan tim.
Presentasi: Kau harus bisa menyampaikan informasi dengan ringkas dan menarik, baik di depan tim kecil maupun audiens yang lebih besar.
Problem Solving: Kemampuan menyelesaikan masalah dengan cepat dan efektif sangat dibutuhkan, apalagi kalo ketemu masalah yang ga terduga.
Time Management: Kau harus bisa mengatur waktu dengan baik, karena kau akan berurusan dengan deadline dan berbagai prioritas.
Kerja Sama Tim: Project Analyst jarang sekali kerja sendirian. Kau harus bisa berkolaborasi dan bekerja sama dengan baik dalam tim.
Organisasi: Kemampuan organisasi yang baik penting untuk mengelola informasi, tugas, dan deadline dengan efektif.
Ketelitian: Ketelitian sangat penting untuk memastikan keakuratan data dan laporan.
Proaktif: Jangan cuma menunggu arahan, tapi proaktif dalam mengidentifikasi masalah dan mencari solusi.
Semakin banyak skill yang kau kuasai, semakin besar peluang kau untuk sukses jadi Project Analyst. Ingat, kombinasi hard skill dan soft skill sangat penting!
Cara Menjadi
Jalan menuju jadi Project Analyst ga selalu lurus, tapi kalo kau punya rencana dan tekad, itu sangat mungkin. Berikut beberapa langkah yang bisa kau ikuti:
1. Pendidikan dan Pelatihan:
Pendidikan Formal: Gelar sarjana (bachelor degree) di bidang yang relevan, seperti Information Technology, Management Information System, Engineering, atau bidang bisnis, sangat membantu. Fokus pada mata kuliah yang berkaitan dengan manajemen proyek, analisa data, dan sistem informasi.
Sertifikasi: Pertimbangkan untuk mendapatkan sertifikasi profesional, seperti Project Management Professional (PMP), Certified Associate in Project Management (CAPM), atau sertifikasi Agile (misalnya, Certified ScrumMaster). Sertifikasi ini akan meningkatkan daya saing kau di job market.
Kursus Online: Banyak platform online yang menawarkan kursus tentang manajemen proyek, analisa data, dan tools manajemen proyek. Manfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan skill kau.
2. Mengasah Skill yang Dibutuhkan:
Praktik: Cari pengalaman, meskipun ga langsung sebagai Project Analyst. Ikut proyek-proyek kecil, baik di kampus, komunitas, atau organisasi. Kalo kau bisa, coba cari internship atau part-time job yang berkaitan dengan manajemen proyek.
Bangun Portfolio: Dokumentasikan proyek-proyek yang sudah kau kerjakan. Tunjukkan bagaimana kau menerapkan skill manajemen proyek, analisa data, dan problem-solving. Portfolio ini akan sangat berguna saat melamar kerja.
Kuasai Tools Manajemen Proyek: Praktek terus menerus menggunakan software seperti Microsoft Project, Jira, Asana, atau Trello. Keakraban dengan tools ini akan membantumu bekerja lebih efisien.
Kembangkan Soft Skill: Latih kemampuan komunikasi, presentasi, problem-solving, dan kerja sama tim. Ikut kegiatan ekstrakurikuler atau organisasi yang bisa membantu mengasah skill ini.
3. Mencari Pekerjaan:
Jaringan: Bangun koneksi dengan orang-orang di industri ini. Ikut networking event, bergabung dengan komunitas profesional, dan aktif di media sosial.
Lamaran Kerja: Siapkan resume dan cover letter yang menarik dan profesional. Tunjukkan skill dan pengalaman kau dengan jelas.
Wawancara: Berlatih menjawab pertanyaan wawancara. Persiapkan diri untuk menjelaskan pengalaman dan kemampuan kau dengan percaya diri.
Jalan alternatif:
- Bergabung sebagai Business Analyst kemudian berkembang: Posisi Business Analyst seringkali menjadi jenjang menuju Project Analyst. Pengalaman di bidang business analysis akan memberikanmu dasar yang kuat.
Ingat, menjadi Project Analyst membutuhkan kesabaran dan ketekunan. Terus belajar, berlatih, dan kembangkan skill kau. Kalo kau konsisten, kau akan mencapai tujuanmu.
#hidupdariKARYA
Gaji {{jumlah gaji}}? Sisihin 20% aja—sekitar {{jumlah uang}}—buat investasi! Fakta unik: Warren Buffet, salah satu investor terkaya di dunia, mulai investasi di usia 11 tahun dengan uang saku!
Masa ga mau coba? {{Judul}} ungkap rahasia passive income dari investasi kecil-kecilan.
Bagi artikel ini ke temen dan keluargamu! Mereka juga bisa dapat insight berharga dan berpotensi menghasilkan dari baca & share artikel ini. Yuk, mulai upgrade keuanganmu sekarang! 🚀
Gimana nih?
Udah kebayang kan gimana serunya jadi Project Analyst?
Masih pengen tau tulisan berkaitan Project Analyst lainnya, cek pertanyaan Faling sering Aku ditanyaQin dibawah ini.
FAQ
Berapa gaji bancassurance AIA?
Rp4.214.262
AIA per bulan berapa?
Rp50.000 per bulan
Berapa iuran AIA per bulan?
Rp50.000 per bulan
Berapa gaji kerja di Prudential?
4 hingga 5 juta rupiah.
Berapa gaji agency director prudential?
Rp7.761.140
Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.
Sumber
https://people/id.indeed.com. 2025. Gaji Bancassurance Consultant PT AIA Financial per bulan di Indonesia. id.indeed.com/cmp/PT-Aia-Financial/salaries/Bancassurance-Consultant. kita baca pukul 13:38 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
Otoritas Jasa Keuangan. 2024. Ringkasan Informasi Produk dan Layanan Umum AIA Health X. www.aia-financial.co.id/content/dam/id-wise/id/pdf/our-products/kesehatan/RIPLAY%20Umum%20AIA%20Health%20X_7%20March%202024_RP126R01-0324.pdf. kita baca pukul 13:40 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
https://people/www.aia-financial.co.id. 2024. BCA-AIA_BrosurDigital_Produk-MaxiValueProtection. www.aia-financial.co.id/content/dam/id-wise/id/pdf/our-products/proteksi-dengan-manfaat-investasi/210323%20-%20BCA-AIA_BrosurDigital_Produk-MaxiValueProtection-(Portrait)%20-%20Rev%20Biaya.pdf. kita baca pukul 13:47 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
id.indeed.com. 2024. Gaji Director Prudential Plc per bulan di Indonesia. id.indeed.com/cmp/Prudential-PLC/salaries/Director. kita baca pukul 16:07 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
id.prosple.com. 2024. Prudential Indonesia Graduate Programs & Internships. id.prosple.com Link : id.prosple.com/graduate-employers/prudential-indonesia. kita baca pukul 16:23 WIB hari Kamis, 6 Februari 2025.