Gaji Junior Analyst Rp15.560.000 per bulan. Itu sama dengan Rp186.720.000 per tahun.📈
Salam #MasBro #MbakBro
Berikut gaji sebagai Junior Analyst :
Job Desk
Job Desc Junior Analyst
Tanggung jawab utama ga jauh dari ngebantu senior analyst. Kau bakal ngerjain tugas-tugas analisis data, research, dan report writing. Kalo lebih spesifik, ini beberapa tugas harian:
- Ngelakuin analisis data pake berbagai tools dan software. Bisa jadi kau pake spreadsheet, database, atau statistical software.
- Ngumpulin data dari berbagai sumber, baik internal maupun external. Ini termasuk browsing, baca jurnal, atau minta data ke divisi lain.
- Membersihin data dan ngecek akurasinya. Data ga bersih itu musuh utama, lho!
- Nganalisis data, cari insight, dan trend. Kau harus bisa ngeliat pola dan pattern di data.
- Buat report dan presentasi hasil analisis. Harus rapi dan mudah dipahami. Kalo perlu, visualisasi data juga penting banget.
- Ngikutin arahan senior analyst dan bantu tugas-tugas lain kalo dibutuhkan. Ini penting buat pengembangan diri.
- Terus belajar dan update skill analisis data. Dunia data selalu berubah, jadi ga boleh ketinggalan!
Kualifikasi:
- Pendidikan minimal S1, jurusan yang relevan (misalnya, statistika, econometrics, business analytics, dll).
- Mengerti dasar-dasar statistika dan analisis data.
- Mampu pake spreadsheet (misalnya Microsoft Excel) dan software analisis data lainnya.
- Teliti, detail, dan akurat dalam bekerja.
- Bisa kerja sama tim dan punya komunikasi yang baik.
- Cepet belajar dan adapt dengan lingkungan baru.
- Kalo punya pengalaman internship atau project di bidang analisis data, itu jadi nilai tambah!
Note: Deskripsi ini ga spesifik dan bisa berbeda-beda tergantung perusahaan dan posisi.
Skill yang Dibutuhkan
Skill yang dibutuhkan buat jadi Junior Analyst ga cuma satu dua, lho! Butuh kombinasi hard skill dan soft skill. Berikut beberapa yang penting:
Hard Skills (Keterampilan Teknis):
- Analisis Data: Ini dasar banget. Kau harus bisa ngolah data mentah, ngebersihin, ngecek akurasi, dan ngambil kesimpulan. Mengerti statistika dasar juga penting.
- Spreadsheet Software: Microsoft Excel itu wajib. Kalo kau bisa pake Google Sheets atau Apple Numbers, itu nilai tambah.
- Database Management: Pengetahuan dasar tentang database dan SQL (Structured Query Language) itu sangat membantu.
- Data Visualization: Bisa bikin chart dan graph yang informatif dan mudah dipahami. Mungkin kau perlu belajar pake tools kayak Tableau atau Power BI.
- Programming Skills (opsional): Kalo kau bisa Python atau R, itu jadi nilai plus besar banget. Bahasa pemrograman ini sering dipake buat analisis data yang lebih kompleks.
- Statistical Software (opsional): Pengalaman pake SPSS atau SAS juga bisa jadi nilai tambah.
Soft Skills (Keterampilan Lunak):
- Problem-solving: Analisis data itu penuh tantangan. Kau harus bisa nemuin solusi dan ga mudah menyerah.
- Critical Thinking: Kau harus bisa menganalisis informasi, membedakan fakta dan opini, dan menarik kesimpulan yang logis.
- Communication Skills: Bisa ngejelasin hasil analisis dengan jelas dan ringkas, baik secara lisan maupun tulisan.
- Teamwork: Biasanya, kau bakal kerja bareng tim. Kerja sama yang baik itu penting banget.
- Time Management: Kerja deadline itu sering banget. Kau harus bisa atur waktu dengan efektif.
- Attention to Detail: Ketelitian itu kunci banget dalam analisis data. Kesalahan sekecil apapun bisa berpengaruh besar.
- Learning Agility: Dunia data selalu berubah. Kau harus terus belajar dan ga takut sama hal baru.
Kalo kau bisa menguasai sebagian besar skill di atas, peluang kau jadi Junior Analyst akan jauh lebih besar. Ga perlu semua perfect, tapi yang penting kau punya dasar yang kuat dan semangat untuk terus belajar.
Cara Menjadi
Gimana caranya jadi Junior Analyst? Ini ga ada rumus pasti, tapi ada beberapa langkah yang bisa kau coba:
Pendidikan yang Tepat: Fokus pada pendidikan yang relevan. Jurusan statistika, econometrics, business analytics, ilmu komputer, atau manajemen informasi itu bagus banget. Kalo bisa, cari universitas atau program studi yang reputasinya bagus.
Kuasai Hard Skills yang Dibutuhkan: Pelajari analisis data, spreadsheet software (Microsoft Excel wajib!), database management, dan data visualization. Kalo kau punya waktu dan minat, belajar programming languages kayak Python atau R akan sangat membantu. Jangan lupa kuasai statistika dasar.
Asah Soft Skills: Soft skills itu sama pentingnya. Latih kemampuan komunikasi, problem-solving, critical thinking, dan kerja sama tim. Ikut organisasi atau kegiatan kemahasiswaan bisa bantu asah skill ini.
Cari Pengalaman: Ini penting banget. Kalo kau bisa dapat pengalaman magang (internship) di bidang analisis data, itu akan meningkatkan peluang kau. Ikut competition analisis data atau bikin project sendiri juga bisa.
Bangun Portofolio: Kumpulkan semua hasil kerja kau, baik dari magang, project, atau competition. Ini akan jadi bukti nyata kemampuan kau.
Networking: Ikut seminar, workshop, atau conference di bidang analisis data. Bertemu dan berjejaring dengan orang-orang di industri ini bisa membuka peluang.
Latihan Interview: Praktikkan menjawab pertanyaan wawancara kerja. Ini penting buat meningkatkan kepercayaan diri dan mempersiapkan diri.
Lamar Pekerjaan: Cari lowongan kerja Junior Analyst di perusahaan yang menarik buat kau. Kirimkan resume dan cover letter yang menarik dan sesuaikan dengan persyaratan lowongan.
Ingat, ga ada jalan pintas. Butuh kerja keras, dedikasi, dan kesabaran. Kalo kau konsisten dan terus belajar, peluang kau jadi Junior Analyst akan jauh lebih besar. Jangan menyerah kalo ditolak di beberapa kesempatan, teruslah mencoba dan perbaiki kekurangan kau.
#hidupdariKARYA
Gaji segitu? Sisihkan 20% aja—bisa kok! Dengan {{judul}}, kau bakal tau cara investasi walau gaji pas-pasan. Fakta unik: Warren Buffet, salah satu investor terhebat dunia, mulai investasi sejak umur 11 tahun! Masa ga mau ikuti jejaknya?
Bagi artikel ini ke temen dan keluargamu! Mereka juga bisa dapat insight berharga dan kesempatan menghasilkan dari baca & share artikel ini.
Yuk, mulai upgrade keuanganmu sekarang! 🚀
Gimana nih?
Udah kebayang kan gimana serunya jadi Junior Analyst?
Masih pengen tau tulisan berkaitan Junior Analyst lainnya, cek pertanyaan Faling sering Aku ditanyaQin dibawah ini.
FAQ
Berapa gaji bancassurance AIA?
Rp4.214.262
AIA per bulan berapa?
Rp50.000 per bulan
Berapa iuran AIA per bulan?
Rp50.000 per bulan
Berapa gaji kerja di Prudential?
4 hingga 5 juta rupiah.
Berapa gaji agency director prudential?
Rp7.761.140
Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.
Sumber
https://people/id.indeed.com. 2025. Gaji Bancassurance Consultant PT AIA Financial per bulan di Indonesia. id.indeed.com/cmp/PT-Aia-Financial/salaries/Bancassurance-Consultant. kita baca pukul 13:38 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
Otoritas Jasa Keuangan. 2024. Ringkasan Informasi Produk dan Layanan Umum AIA Health X. www.aia-financial.co.id/content/dam/id-wise/id/pdf/our-products/kesehatan/RIPLAY%20Umum%20AIA%20Health%20X_7%20March%202024_RP126R01-0324.pdf. kita baca pukul 13:40 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
https://people/www.aia-financial.co.id. 2024. BCA-AIA_BrosurDigital_Produk-MaxiValueProtection. www.aia-financial.co.id/content/dam/id-wise/id/pdf/our-products/proteksi-dengan-manfaat-investasi/210323%20-%20BCA-AIA_BrosurDigital_Produk-MaxiValueProtection-(Portrait)%20-%20Rev%20Biaya.pdf. kita baca pukul 13:47 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
id.indeed.com. 2024. Gaji Director Prudential Plc per bulan di Indonesia. id.indeed.com/cmp/Prudential-PLC/salaries/Director. kita baca pukul 16:07 WIB hari Selasa, 14 Januari 2025.
id.prosple.com. 2024. Prudential Indonesia Graduate Programs & Internships. id.prosple.com Link : id.prosple.com/graduate-employers/prudential-indonesia. kita baca pukul 16:23 WIB hari Kamis, 6 Februari 2025.