Kondisi Ketenagakerjaan di Indonesia Tahun 2020

tulisIN
Yuk mulai #hidupdariKARYA

Salam #MasBro #MbakBro

Bagaimana kondisi ketenagakerjaan Indonesia selama covid-19? Menurut bi pandemi Covid-19 juga memengaruhi optimisme konsumen dan pelaku usaha. Oleh karena itu juga mempengaruhi kondisi ketenagakerjaan di Indonesia.

Kondisi Ketenagakerjaan di Indonesia Tahun 2020

Bank Indonesia menilai pandemi Covid-19 berpotensi memengaruhi perkembangan ketenagakerjaan Indonesia pada 2020. Hal tersebut dikarenakan berkurangnya aktivitas produksi dan investasi selama masa pandemi.

1. Menurut BI 

“Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memitigasi penyebaran pandemi Covid-19 di beberapa wilayah berdampak pada berkurangnya aktivitas produksi dan investasi sehingga mengurangi permintaan tenaga kerja,” tulis Bank Indonesia (BI) dalam Laporan Kebijakan Moneter Kuartal I/2020 (29/5/2020).

Hal tersebut tercermin pada penurunan indeks job vacancy secara signifikan pada April 2020, menurut BI pandemi covid juga mempengaruhi optimisme konsumen dan pelaku usaha.

Keyakinan atas kegiatan usaha dan ekspetasi ketersediaan lapangan kerja yang menurun signifikan pada April 2020. Dan membuat ketenagakerjaan Indonesia mengalami tekanan. 

Baca Juga
1. Kerja Keras Ga Selalu Hasilkan Beras
2. Tuhan Bisa Kendaliin Manusia Ga?

2. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Selama Pandemi

Menurut data BPS, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tercatat sebesar 4,99 persen pada Februari 2020, stabil dibandingkan dengan angka periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 5,01 persen.

Perkembangan ini dipengaruhi penurunan tingkat pengangguran di wilayah perkotaan yang menahan dampak peningkatan pengangguran di pedesaan. 

Pada Februari 2020, TPT perkotaan menurun menjadi 6,15 persen dari yang awal 6,30 persen. Sementara itu, TPT di pedesaan sedikit meningkat dari 3,45 persen pada Februari 2019 menjadi 3,55 persen pada Februari 2020.

Perkembangan TPT yang secara keseluruhan relatif stabil beserta dengan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang cenderung tetap pada kisaran 69 persen. Pertumbuhan penyerapan tenaga kerja pada Februari 2020 melambat sejalan pelemahan ekonomi.

Pada Februari 2020, penyerapan tenaga kerja tumbuh 1,29 persen, melambat dibandingkan dengan penyerapan tenaga kerja pada Februari 2019 yang tumbuh 1,8 persen. 

Secara sektoral, perlambatan serapan tersebut di sumbang terutama oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran (PHR) dan sektor Konstruksi, sejalan dengan kinerja sektor tersebut yang melambat pada kuartal I/2020. 

Selain itu juga, pertumbuhan serapan tenaga kerja pada sektor pertanian dan pertambangan juga masih terkontraksi, sejalan dengan kontraksi pertumbuhan ekspor komoditas pertanian dan pertambangan pada triwulan berjalan.

Opini (Pendapat)

Seiring membaiknya kondisi ekonomi Indonesia, ketenagakerjaan di Indonesia juga mulai kembali stabil saat ini karena kondisi pandemi yang sudah mulai membaik. Diharapkan juga peluang kerja di Indonesia yang saat ini masi kecil akan menjadi lebih luas kedepannya. 

Gimana menurut #MasBro #MbakBro?
Masih ada pertanyaan?
Silahkan tanya di komentar ya.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

<< Sebelumnya
Kerja Keras Ga Selalu Hasilkan Beras

Selanjutnya >>
Angkat Tangan Menang Turun Tangan Kalah

Suka menulis?
Silahkan daftar untuk mulai menulis.
Mari #HIDUPdariKARYA
Mau tanya? klik kekitaan.com/mauNULIS

Terimakasih
canva.com dibuka pukul 17:37 WIB pada Hari Rabu tanggal 2 Juni 2021
id.wikipedia.org dibuka pukul 17:27 WIB pada Hari Rabu tanggal 2 Juni 2021

Kata kunci lain yang sering dicari…
Ketenagakerjaan Indonesia, kondisi ketenagakerjaan selama covid-19, ketenagakerjaan selama covid-19, ketenagakerjaan selama pandemi, pandemi, ekonomi bisnis, ketenagakerjaan, BI pastikan ketenagakerjaan Indonesia 2020 tertekan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *