Link Adalah …

penyebab traffic website turun drastis
Salam #MasBro #MbakBro

Link Adalah: Pakar SEO, Paham Dulu Ini…

Link (Pranala)

Menurut KBBI Pranala adalah muncul untuk menggantikan kata Hyperlink ato Link, yang udah terbiasa disebut dalam bahasa IT. 1 dari 17 kata baru yang unik di Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Link (Pranala)n adalah sebuah acuan dalam dokumen hiperteks ke dokumen yang lain ato sumber lain. Seperti halnya suatu kutipan di dalam literatur. Dikombinasikan dengan sebuah jaringan data dan sesuai dengan protokol akses, sebuah komputer dapat diminta untuk memperoleh sumber yang direferensikan.

Definisi dan arti kata pranala adalah hipertaut. Pranala memiliki arti dalam kelas nomina ato kata benda, jadi pranala dapat menyatakan nama dari seseorang, tempat, ato semua benda dan segala yang dibendakan.

link adalah

Baca juga: SEO On Page, Begini Caranya

Sejarah Pengertian Pranala

Di Wikipedia bahasa Indonesia (WBI), hyperlink ato link secara konsensus diterjemahin menjadi pranalaNeologisme ini sering ngebuat orang mengerutkan kening. Pranala?

Hyperlink adalah suatu rujukan ato elemen navigasi dalam suatu dokumen hiperteks ke bagian lain dokumen tersebut ato dokumen lain baik pada domain situs tersebut maupun domain lain. Panduan Pembakuan Istilah Perkomputeran menerjemahkan link, suatu nomina, menjadi taut yang menurut KBBI Daring sebenernya lebih umum digunain untuk verba dan bentukan kata bendanya adalah tautan. Kata lain yang sering juga digunakan sebagai terjemahan link adalah pautan (bukan paut) dan kait.

Kata pranala diambil dari bahasa Kawi ato bahasa Jawa Kuna praṇāla yang berarti anak sungai, saluran, ato terusan dari kolam (Kamus Jawa Kuna-Indonesia, P.J. Zoetmulder dan S.O. Robson). Dalam bahasa Sansekerta, kata yang mirip dengan kata ini adalah praṇālikâ yang berarti terusan ato perantara.

WBI mulai menggunakan kata pranala sebagai alternatif kata tautan pada sekitar tahun 2004, dipelopori oleh salah seorang pendiri Wikipedia bahasa Indonesia. Sejak itu, penggunaan kata pranala berkembang menjadi konsensus yang diterima oleh para Wikipediawan.

Sebagai kata benda, pranala memang lebih “indah” dan lebih unik dibandingkan tautanpautan, ato kait. Tapi pembentukan kata kerjanya terus terang agak lebih ribet. Coba bandingkan mempranalakan dengan nautin. Tapi, bahasa memang adalah masalah kebiasaan dan konsensus para penggunanya.


#SekilasTentang Link (Pranala)

Ada beberapa cara (format) untuk nampilin pranala pada halaman web. Sebuah embedded link (pranala yang tersimpan) adalah salah satu dari beberapa cara yang biasa digunakan: satu atau lebih dari kata-kata yang menggunakan tipe / gaya teks khusus.

Pranala pada HTML

Tim Berners-Lee melihat kemungkinan dari penggunaan pranala untuk setiap bagian tautan informasi ke bagian informasi yang lain melalui internet. Dalam HTML tautan dilambangkan oleh elemen <a> (anchor).

Pranala pada XML

Sebuah rekomendasi khusus dari W3C disebut XML Linking Language (Bahasa link XML), Xlink menguraikan pranala yang nawarin fungsi yang lebih luas daripada yang terdapat pada HTML. “Pranala yang diperluas” bisa multiarah, artinya dapat memautkan dari, dalam dan antara dokumen-dokumen XML. Rekomendasi ini juga menjelaskan pranala sederhana yang bersifat searah dan karnanya ga nawarin fungsionalitas lebih daripada pranala pada HTML.

Cara kerja di dalam HTML

Sebuah pranala punya dua bagian, jangkar (anchor), dan tujuan. Sebuah pranala dimulai pada jangkar sumber dan menunjuk pada jangkar tujuan.

Kebanyakan jangkar tujuan adalah URL yang digunakan pada Waring Wera Wanua. Ini dapat merujuk kepada sebuah dokumen, contohnya halaman web, ato sumber yang lain, ato sebuah posisi pada halaman web. Yang terakhir ini dilakuin lewat elemen HTML dengan atribut name ato id pada posisi dokumen HTML dokumen tersebut. URL posisi tersebut adalah URL halaman web dengan menambahkan “#nama atribut“.

Link Behavior di dalam penjelajah web

Sebuah penjelajah web biasanya ditampilkan sebuah pranala dengan cara yang berbeda, misalnya dengan perbedaan warna, huruf, ato gaya. Style dan behavior pada pranala dapat dispesifikasikan menggunakan bahasa CSS (Cascading Style Sheet).

Ini merupakan grafis antarmuka pengguna, pemakaian sebuah kursor tetikus dapat juga diganti dengan bentuk tangan untuk nunjukkin kalo itu adalah sebuah pranala. Pada secara grafis kebanyakan pada penjelajah web, pranala ditampilin dengan menggunakan tulisan biru dengan garis bawah ketika ga diklik, tetapi berubah jadi tulisan bergaris bawah berwarna ungu ketika diklik. Ketika pengguna ngaktifin link (seperti: meng-klik dengan mouse) penjelajah bakal nampilin tujuan dari pranala itu. Jika tujuan bukan sebuah berkas HTML, maka akan bergantung pada jenis berkas yang ada di penjelajah dan itu disebut dengan plugin-plugin. Program lain mungkin dapat diaktifkan untuk membuka berkas itu.

Kode HTML mengandung beberapa ato semua dari 5 karakteristik pokok dari sebuah pranala:

  • Tujuan pranala (“hrefnunjukin ke sebuah URL)
  • Label pranala
  • Judul pranala
  • Sasaran pranala
  • Kelas pranala ato ID pranala

Ini biasanya menggunakan element HTML “a” dengan dilengkapi “href” dan juga karakter lain “title“, “target“, dan “classatoid“.

<a href ="URL" title="judul pranala" target="sasaran pranala" class="kelas pranala">Label Pranala</a>

Untuk membuat sebuah pranala ke dalam sebuah halaman situs dapat diambil bentuk ini:

Contoh Kode
<a href="http://id.wikipedia.org/">Wikipedia</a>
Hasil Wikipedia

Sedangkan untuk pranala yang kompleks barisannya dikurangi, [BendGovt]. Ini berperan untuk kebersihan, sehingga mudah untuk membaca teks atau dokumen.

Ketika kursor berada (menunjuk) sebuah pranala, tergantung pada penjelajah dan atau antarmuka pengguna grafis, beberapa informasi teks mengenai pranala akan ditunjukkan:

  • Pops up, bukan pada jendela itu, tetapi ini adalah sebuah kotak khusus yang melayang, yang menghilang ketika kursor di geser. (Beberapa pops up juga menghilang setelah beberapa saat, dan kembali muncul jika kursor digerakkan pergi atau kembali). Internet Explorer (IE) dan Mozilla Firefox menunjukkan judul, Opera juga menunjukkan URL.
  • Sebagai tambahan, URL juga ditunjukkan pada status bar.

Umumnya, sebuah pranala akan membuka frame atau jendela sebelumnya, tetapi sebuah situs yang make frame dan jendela-banyak untuk navigasinya menambahkan sebuah karakter khusus “target” untuk menyepesifikasikan di mana pranala tersebut dibebankan. Jendela diberi nama sesuai dengan keinginan dan identifikasi itu mengacu pada sesi penjelajah sebelumnya. Jika pada jendela sebelumnya ga cocok dengan nama itu, sebuah jendela baru akan dibuat dengan menggunakan ID.

Pembuatan jendela baru biasanya menggunakan karakter “target“. Untuk mencegah penggunaan jendela yang berulang-ulang, sasaran jendela khusus dengan nama “_blank” dan “new“, karakter ini akan selalu memunculkan jendela baru. Terutama untuk melihat tipe pranala ini adalah ketika suatu halaman website berputan pada halaman halaman lain. Tujuannya adalah untuk mastiin pengguna ngga kebingungan saat menjelajah pada situs yang udah dipautkan dengan situs lain. Terkadang karakter ini sering digunakan secara berlebihan sehingga dapat menyebabkan banyaknya jendela yang terbuat saat menjelajah pada sebuah situs.

Karakter untuk sasaran halaman khusus yang lain adalah “_top“, ini adalah karakter frame yang berguna untuk menghapus jendela lama sehingga penjelajahan dapat dilanjutkan dengan jendela yang penuh.

Pranala sebagai currency dari Waring Wera Wanua

Mesin Pencari Google menggunakan PageRank (halaman untuk merangking), untuk mengukur popularitas sebuah pranala untuk nentuin halaman mana yang menduduki barisan teratas. Semakin banyak pranala yang yang dimiliki untuk merujuk ke halaman lain, maka akan mendapat rangking yang lebih tinggi. Faktor-faktor lain yang sama pentingnya ; melihat PageRank untuk mendapat informasi yang lebih.

Sejarah

Istilah pranala (hyperlink) telah dipakai pada tahun 1965 (atau mungkin 1964) oleh Ted Nelson dan dimulai pada Project Xanadu. Nelson telah berinspirasi dengan “As We May Think” sebuah karangan yang popular oleh Vannevar Bush. Di dalam karangannya, Bush mendeskripsikan sebuah dasar mesin mikrofilm yang dapat menghubungkan 2 halaman informasi ke dalam sebuah trail dari informasi yang berhubungan, dan kemudian di scroll bolak-balik antarhalaman. Pantas jika mereka menyebutnya sebagai sebuah single microfilm. Analogi saat ini adalah membangun sebuah daftar (barisan) petunjuk halaman buku mengenai pokok-pokok yang berhubungan dengan halaman web kemudian mengizinkan pengguna menggulung maju dan mundur sesuai urutan.

Di dalam seri buku dan artikelnya yang dipublikasikan dari 1964 sampai 1980, Nelson mengubah konsep Bush dengan cross-referencing diotomatiskan ke dalam konteks computer, dibuat dengan barisan teks spesifik menjadi sebuah halaman yang utuh, memasyarakatkannya dari mesin desk-sized (berukuran desk) lokal ke suatu jaringan komputer diseluruh dunia, dan didukung dengan ciptaan sebuah jaringan seperti itu. Sementara itu, sebuah team led oleh Douglas Engelbart (dengan Jeff Rulifson sebagai programernya) pertamakali mengimplementasikan konsep parnala untuk scrolling dengan sebuah dokumen singel (1966), segera setelah itu untuk menghubungkan paragraf dengan salinan dokumen yang lain (1968). Lihat NLS

Undang-undang dan moral yang dikeluarkan mengenai pranala

Pranala antar-isi halaman intenet harus pertimbangin fitur intrinsik di internet, beberapa situs web telah mengklaim bahwa mereka ga boleh hubungin tanpa izin.

Dalam peraturannya, cantumin pranala bukanlah referensi ato acuan, melainkan alat untuk mengkopi halaman web. Di Belanda misalnya,Karin Spaink telah dihukum karna melanggar hak cipta tentang menghipernaut, walaupun peraturan telah dijungkirbalikkan pada tahun 2003. Disamping itu, prinsip ini ditolak oleh digerati, Mereka melihat bahwa pranala yang mereka hubungkan menuju pada sesuatu yang ilegal dan digunakan untuk sesuatu yang ilegal untuk dirinya.

Di Jepang, hal itu merupakan suatu tindakan yang ga sopan hubungin suatu situs web pribadi (terutama seorang artis) tanpa izin terlebih dahulu. Oleh karna itu banyak artis Jepang, dan beberapa artis Amerika yang memiliki hubungan dengan Dunia CG Jepang, Menggunakan istilah Free Link pada websitenya untuk menandakan bahwa itu ga boleh ditautin.

Pada tahun 2000, British Telecom menuntut Prodigy bahwa Prodigy telah melanggar hak patennya (US Patent 4.873.662) tentang pranala di situs web. Setelah membayar mahal, pengadilan menemukan bahwa hak paten British Telecom ga-lah aktual pada halaman situs web.

Istilah dalam bahasa Indonesia

Kata pranala diambil dari bahasa Kawi atau Bahasa Jawa Kuno yang pada gilirannya mengambil dari bahasa Sanskertapraṇāla yang berarti “anak sungai“, saluran, terusan dari kolam dan sebagainya. Kata yang mirip dalam bahasa Sanskerta adalah: praṇālikâ yang berarti terusan atau perantara.

Dalam bahasa Jawa Kuno, kata ini berarti penyangga, sandaran, lapik atau alas patung. Selain itu kata ini bisa pula berarti, yoṇi atau alas lingga.

Ada juga yang nanya
contoh kalimat pranala, pranala artinya, contoh pranala, contoh kalimat menggunakan kata pranala, link app, link bookkeeping ,arti pranala kbbi, link s,

Punya pertanyaan tentang SEO?
Ato… butuh Jasa SEO buat prpmosi ato naikin penjualan?
Silahkan ngobrol sama konsultan SEO kita, ya.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.
Mauliate

Sumber tulisan
idntimes.com dibaca 11:55 WIB pada hari Jumat tanggal 6 Maret 2020
id.wikipedia.org dibaca 15:23 WIB pada hari Jumat tanggal 21 Februari 2020
ivanlanin.wordpress.com dibaca 11:55 WIB pada hari Jumat tanggal 6 Maret 2020
lektur.id dibaca 11:55 WIB pada hari Jumat tanggal 6 Maret 2020

Tinggalkan Balasan