Tips Aman Kredit Rumah

Tips Aman Kredit Rumah!

00x   0 00:00 menit

Gimana ya Tips aman kredit rumah?

Yuk scroll ke bawah!

Salam #MasBro #MbakBro

Hai sobat

Apa kabar nih? semoga selalu dalam keadaan sehat yaa, dan tentunya harus tetep semangat, kali ini kita akan bahas tentang Tips Aman Oper Kredit Rumah. Ada yang tau gimana tipsnya? Atau belum tau? yuk simak penjelasannya berikut ini.

Tips Aman Kredit Rumah

Pembelian rumah yang  masih menjadi jaminan dengan kredit pemilikan rumah (“KPR”) di bank dalam praktik umumnya dilakukan dengan melalui cara oper kredit, di mana pembeli bertindak selaku debitor pengganti atas penjual (debitor yang sebelumnya).

Dalam hal tersebut, apakah jual beli tersebut perlu diberitahukan kepada bank?

Guna menyederhanakan jawaban, kami analogikan kasus tersebut sebagai berikut:  bahwa rumah tersebut masih menjadi objek jaminan kredit pemilikan rumah (“KPR”) oleh bank dengan debitur (A). Lalu si A sudah melakukan oper kredit kepada B tanpa memberitahukan kepada bank.

Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemilikan rumah memang bisa dapat difasilitasi dengan (“KPR”) yang dapat dibebani Hak Tanggungan.

Selanjutnya, untuk menjawab pertanyaan, berikut penjelasan dari Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Dradjad Uripno dan Notaris.

Baca Juga https://kekitaan.com/cara-mengajukan-bantuan-hukum-ke-pos-bantuan-hukum-posbakum-di-pengadilan-3/
Antelop itu apa sih?

Dradjad menerangkan bahwa oper kredit berarti ada penggantian debitur di bank, di mana harus ada pengajuan kredit baru terlebih dahulu. Apabila pengajuan kredit itu disetujui oleh bank, maka akan diberikannya pengikatan kredit baru. Harus diperhatikan juga, Dradjad menjelaskan bahwa apabila oper kredit dilakukan tanpa sepengetahuan pihak bank, akan timbul risiko, di mana jika terjadi kredit macet, maka nama debitur A masih terdaftar di bank.

pasangIN iklan mu disini!

Biaya lebih hemat dan tepat sasaran dengan tampil 24 jam.
Penjualan jadi meningkat.
BONUS review.

Dalam kondisi ini, Irma Devita (penulis sebelumnya) berpendappat bahwa kedudukan B selaku pembeli tanpa sepengetahuan/melibatkan bank tidak aman, mengingat kondisi rumah tersebut masih dalam penguasaan bank sebagai objek jaminan KPR. Karena bank masih menguasai rumah tersebut sebagai objek jaminan, maka annati sewaktu-waktu bank dapat melakukan eksekusi terhadap rumah tersebut apabila A sebagai debitur yang terdaftar di bank wanprestasi. Kemudian, biarpun B sudah melunasi pembelian rumah tersebut kepada A, akan tetapi apabila A tidak melunasinya sesuai dengan perjanjian (“KPR”) kepada bank, maka bank dapat mengeksekusi rumah tersebut. Oper kredit yang dilakukan A dan B itu seharusnya disertai pemberitahuan baik tulisan atau lisan kepada bank.

Beda lagi kalau para pihak bersama-sama melaporkannya kepada bank, maka bank akan mencatatkan oper kredit bahwa B akan berstatus sebagai debitur yang baru. Karena, apabila tidak dilakukannya hal itu, bisa saja pada tanggal akhir pelunasan, A mendatangi bank, menyelesaikan semua  proses administrasi, kemudian bank akan menyerahkan semua dokumen terkait kepadanya dan A tidak menyerahkan ke B tetapi menjualnya kembali ke orang lain. Apabila hal tersebut yang terjadi, maka bank tentu tidak dapat disalahkan, karena tidak ada pemberitahuan oper kredit tersebut tentunya.

Jadi, sangat dianjurkan supaya A dan B secepatnya bersama-sama melaporkan oper kredit tersebut ke bank dengan metode penggantian debitur melalui bank secara resmi.

Suka menulis?

Masih dijadiin hobi doang?
Yuk mulai #hidupdariKARYA
Menulis dapat uang

Kesimpulan

Pembelian rumah yang masih menjadi jaminan kredit pemilikan rumah (“KPR”) di bank dalam praktik biasanya dilakukan dengan cara oper kredit, di mana pembeli bertindak selaku debitor pengganti atas penjual (debitor yang sebelumnya).

Dalam hal ini, apakah jual beli tersebut perlu diberitahukan kepada bank? Dradjad menjelaskan bahwa apabila oper kredit dilakukan tanpa sepengetahuan pihak bank, akan timbul risiko, di mana jika terjadi kredit macet

Oke segitu aja mungkin yang dapat disampaikan, maaf kalo ada salah kata ato penulisan, semoga bermanfaat dan membantu.

Seneng bisa berbagi.
Pasti bermanfaat.

 

karya kreator tulisIN
Yuk mulai #hidupdariKARYA

Terimakasih
Irma Devita Purnamasari, S.H., M.Kn. https://www.hukumonline.com/klinik/detail/ulasan/lt52b3b31c89ec5/tips-aman-oper-kredit-rumah/ dibuka pukul 13:00 WIB pada Hari Rabu tanggal 04 Agustus2021

Kata kunci lain yang sering dicari…
2021, Agustus, 2021 Agustus,
hukumIN, hukum, menghakimiHUKUM, Tips Aman Oper Kredit Rumah, kredit rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *