WHY Viral di Threads: Kisah Resign Manager Jadi Tukang Bihun yang Menampar Realita Kerja & Bisnis

WHY Viral di Threads: Kisah Resign Manager Jadi Tukang Bihun yang Menampar Realita Kerja & Bisnis

Di tengah banjir konten motivasi karier dan flexing bisnis, satu postingan di Threads justru mencuri perhatian lewat pendekatan yang berlawanan. Akun @qodridio membagikan dua foto sederhana: satu saat dirinya bekerja di perusahaan multinasional hingga level manager, dan satu lagi setelah resign—menjadi tukang bihun yang setiap hari ke pasar.

Tanpa caption panjang, tanpa narasi dramatis, konten ini justru meledak. Ribuan orang berhenti scrolling, membaca, lalu ikut berbagi cerita. Pertanyaannya: kenapa konten ini bisa viral?

Jawabannya bukan karena resign, dan bukan pula karena perubahan profesi ekstrem. Konten ini viral karena narasi pembalikan status sosial yang jujur dan relevan dengan kegelisahan kolektif.

1. Kontras Visual yang Langsung Kena ke Otak

Otak manusia sangat sensitif terhadap perbedaan ekstrem. Dari “manager multinational” ke “tukang bihun ke pasar” adalah kontras yang langsung memicu rasa kaget dan penasaran. Visual ini tidak butuh penjelasan panjang—ceritanya terbaca dalam sekali lihat.

2. Framing Baru tentang Dunia Kerja & Bisnis

Kalimat kunci yang membuat konten ini kuat adalah gagasan bahwa:

probation tidak berhenti saat jadi karyawan—ia berlanjut saat menjadi pengusaha.

Ini menabrak narasi umum yang sering memosisikan resign sebagai jalan bebas masalah. Alih-alih menjual mimpi, konten ini justru menyajikan realita mentah: bisnis bukan jalan pintas, tapi fase ujian baru.

3. Tidak Menggurui, Tidak Playing Victim

@qodridio tidak menyalahkan sistem, tidak meminta simpati, dan tidak memposisikan diri sebagai korban. Ia hanya menunjukkan perjalanan hidup apa adanya. Justru di situlah kekuatannya. Pembaca merasa diajak ngobrol, bukan diceramahi.

4. CTA Implisit yang Sangat Kuat

Tidak ada ajakan “menurut kamu gimana?”. Namun kolom komentar penuh dengan cerita:

  • karyawan yang takut resign
  • pengusaha pemula yang merasa “ternyata beratnya sama”
  • orang-orang yang merasa akhirnya ada konten yang jujur

Algoritma Threads menyukai diskusi seperti ini karena mendorong komentar panjang dan validasi pengalaman.

5. Relevan Lintas Profesi dan Kelas Sosial

Konten ini tidak hanya bicara tentang karier. Ia bicara tentang identitas, ekspektasi hidup, dan realita bertahan. Itulah sebabnya resonansinya meluas—bukan hanya di kalangan profesional, tapi juga pelaku usaha kecil dan pekerja harian.

6. Threads Lebih Suka Observasi Manusia

Berbeda dengan platform lain, Threads mendorong konten yang:

  • terasa manusiawi
  • berbasis pengalaman nyata
  • memicu refleksi, bukan sekadar motivasi

Konten @qodridio memenuhi semua kriteria ini.

Kesimpulannya, konten ini viral karena jujur, kontras, dan relevan secara emosional. Ia tidak menjual solusi, tapi menghadirkan realita. Dan justru itulah yang dicari audiens hari ini.


FAQ

Q: Apakah konten ini viral karena resign dari kerjaan mapan?
A: Tidak. Yang membuatnya viral adalah framing jujur tentang realita setelah resign, bukan keputusan resign itu sendiri.

Q: Apakah konten seperti ini bisa ditiru untuk niche lain?
A: Bisa. Prinsipnya adalah menampilkan kontras realita, bukan pencitraan, dan membiarkan audiens menarik kesimpulan sendiri.

Q: Kenapa Threads suka konten seperti ini?
A: Karena Threads memprioritaskan diskusi reflektif dan komentar panjang yang berbasis pengalaman personal.

Q: Apakah konten ini termasuk konten motivasi?
A: Bukan. Ini konten observasi sosial yang justru terasa lebih kuat karena tidak memaksa audiens untuk “termotivasi”.


Posted

in

by

Tags: