Apa Sih Itu Sebenernya Penyakit Amandel? : #KitaTanya7

Apa Sih Itu Sebenernya Penyakit Amandel - Sumber Gambar id.wikipedia.org

Sumber Gambar id.wikipedia.org

Apa Penyebab Penyakit Amandel?
Haruskah Amandel Dioperasi?
Bagaimana Mencegah dan Cara Mengobati Amandel?

Kenapa orang bisa penyakit amandel?
Ini pertanyaan yang harus kita jawab
Supaya ga kenapa penyakit yang bandel
Kita harus temukan apa sih penyebab

Salam Mas Bro dan Mbak Bro

Udah pernah kena amandel?

Bagus itu kalo belum pernah. Kalo temen ato keluarga udah ada yang pernah kena?

Kadang ga terlalu sakit sih sakit yang satu ini. tapi risih banget. Lalu sebenernya amandel itu penyakit apa sih?

Amandel Itu Apa?

Kamu pasti sering, kan mendengar sakit amandel. Entah kamu yang mengalaminya sendiri, teman atau keluarga kamu mungkin pernah merasakan sakit yang terjadi di dalam mulut ini.

Amandel (tonsil) merupakan sebutan untuk dua buah kelenjar kecil yang terletak pada kerongkongan di belakang kedua ujung lipatan belakang mulut. Kelenjar tersebut merupakan jaringan limfoid (kelenjar getah bening). Oleh karna itu, amandel adalah bagian sistem pertahanan manusia.

Sebagai organ yang mengambil peran dalam imunitas, amandel berguna sebagai pencegah infeksi, khususnya pada anak-anak. Semakin tumbuh dan berkembang, daya tahan tubuh anak-anak juga akan makin kuat. Saat pertahanan tubuh anak semakin kuat, tugas amandel tersebut ga lagi diperlukan, maka kedua kelenjar ini akan menyusut secara perlahan.

Penyakit Amandel, Apa Lagi Tuh?

Seperti yang dibilang di awal, letak amandel sangat strategis untuk dilalui benda asing yang bisa saja menimbulkan infeksi. Amandel ini akan memberikan tanggapan, yaitu dengan membesar, sebagai reaksi pertahanan jika terjadi infeksi.

Saat seseorang bilang kalo dia sedang amandel, yang dimaksudkannya ialah amandelnya sedang mengalami infeksi sehingga terjadi peradangan. Radang amandel ini biasa juga disebut tonsilitis. Peradangan ini sering kali menyebabkan sakit tenggorokan dan demam. Radang amandel pada anak lebih mungkin terjadi dibandingkan pada dewasa, tapi ga menutup kemungkinan orang dewasa mengalami penyakit ini.

Tonsilitis yang terjadi selama kurang dari 3 minggu disebut tonsilitis akut. Apabila tonsilitis terjadi sebanyak 7 kali selama satu tahun, 5 kali dalam dua tahun, atau 3 kali dalam satu tahun secara berkala selama tiga tahun, digolongkan sebagai tonsilitis kronis. Penderita tonsilitis akut biasanya mengalami kesakitan saat menelan, dan bisa saja terjadi demam. Apabila tonsilitis terjadi menahun, penderita biasanya ga lagi merasakan nyeri saat menelan, tapi dengan ukuran yang semakin membesar, penderita akan mengalami kesulitan saat menelan (disfagia).

Apa Penyebab Penyakit Amandel?

Penyakit amandel ini umumnya disebabkan oleh virus, tapi ada juga yang disebabkan oleh bakteri. Virus yang umumnya mengambil andil dalam penyakit ini adalah virus pilek, seperti Rhinovirus, Adenovirus, Parainfluenza virus, Influenza virus, Coronavirus, RSV.

Bakteri yang biasa menjadi penyebab pada penyakit ini adalah bakteri Group A-hemolitik streptokokus β ( GABHS ), bakteri penyebab radang tenggorokan. Bakteri penyebab radang amandel pada anak adalah Streptococcus hemolitikus.

Selain bakteri dan virus, penyakit ini juga dapat disebabkan karna kurangnya asupan vitamin C pada tubuh. Tubuh seharusnya mengonsumsi 500 mg vitamin C per harinya. Vitamin C dapat didapat dari beberapa sumber yang mudah didapat seperti sayur dan buah, misalnya jeruk dan buah lainnya.

Radang pada amandel ini sangat mungkin terjadi karna benda yang melewatinya. Oleh karna itu, pastikan ga mengonsumsi makanan sembarangan yang dapat memicu terjadinya infeksi pada tonsil. Hindari mengonsumsi makanan dengan bahan tambahan pangan, seperti pewarna, yang ga jelas sumbernya.

Terutama pada anak-anak yang menyukai makanan dengan warna mencolok. Selain bahan tambahan pangannya, pastikan juga makanan yang dikonsumsi terjaga higienitasnya, sehingga ga ada kuman yang terbawa pada bahan makanan tersebut.

Apa Sih Itu Sebenernya Penyakit Amandel - Sumber Gambar penyebabamandel,com

Sumber Gambar penyebabamandel,com

Seperti Apa Gejala Tonsilitis?

Gejala tonsilitis umumnya dapat hilang dalam 3-4 hari. Saat terserang penyakit tonsilitis, penderita biasanya mengalami

1.Sakit Tenggorokan

Hal ini pasti terjadi karna letak amandel yang mengalami radang ada di tenggorokan.

2.Kesulitan Menelan.

Telinga, hidung, dan tenggorokan memiliki hubungan keterikatan yang erat. Oleh karna itu, ga heran jika penderita tonsilitis pasti mengalami nyeri telinga, batuk, dan pilek.

3.Nyeri Otot

Otot pada bagian kepala, wajah, dan leher biasanya yang akan terasa sakit.

4.Mulut Berbau

Ini juga adalah akibat dari komplikasi radang tenggorokan tadi.

5.Kehilangan Suara

Tonsilitis juga berpengaruh pada pita suara sehingga memungkinkan penderitanya kehilangan suara.

6.Flu

Anak dan remaja yang mengalami tonsilitis biasanya secara bersamaan juga mengalami flu. Kejadian ini dapat terjadi karna virus atau bakteri yang menyerang amandel menurunkan pertahanan tubuh sehingga tubuh sangat mudah diserang penyakit.

7.Kelenjar Getah Bening Membesar

Penderita penyakit ini juga memiliki gejala lain yaitu membesarnya kelenjar getah bening di leher.

8.Perut Sakit

Amandel pada anak biasanya membuat anak merasa sakit perut.

9.Sakit Kepala, dan Mual

Selain sakit perut juga penderita biasanya merasa mual, sakit kepala, demam, dan nyeri otot.

10.Tonsil Bengkak

Gejala yang terlihat lainnya adalah dengan adanya pembengkakan tonsil dan berwarna merah. Kadang pula ditemukan adanya bintik putih pada tonsil.

11.Ngorok

Penderita tonsilitis akut biasanya mendengkur saat tidurnya. Hal ini mungkin terjadi karna ga lancarnya keluar masuk udara pada tenggorokan. Udara yang masuk dan keluar terhalang dengan besarnya amandel yang membengkak. Oleh karna itu, penderita biasanya tidur dengan mulut terbuka agar bisa bernapas dengan baik dan terdengarlah bunyi dengkuran tersebut.

Anak cenderung ga bisa mengutarakan apa yang dirasakannya, oleh karna itu orang tua harus lebih peka dan mencurigai adanya kemungkinan tonsilitis jika anak mulai rewel, sering mengeluarkan air liur, dan menolak untuk makan karna sakit jika menelan.

Bagaimana Mencegah dan Cara Mengobati Amandel?

Radang amandel terkadang dipandang biasa saja oleh orang-orang. Namun, radang amandel yang dibiarkan dapat semakin membengkak hingga pada akhirnya harus mengalami operasi. Oleh karna itu akan lebih baik jika dapat dilakukan pencegahan penyakit ini. Orang yang pernah menjadi penderita amandel pun bisa melakukan tindakan pencegahan agar penyakit tersebut ga kambuh. Pencegahan dapat dilakukan dengan menghindari adanya bakteri atau virus yang melewati kedua kelenjar ini.

Agar bakteri dan virus ga masuk ke dalam tubuh, daya tahan tubuh harus ditingkatkan dengan menjaga pola makan dan istirahat. Selain itu selalu perhatikan kebersihan diantaranya dengan mencuci tangan sesering mungkin agar terhindar dari kuman penyakit. Cuci tangan harus selalu dilakukan sebelum makan serta sesudah dari toilet.

Hindarilah menggunakan perlengkapan makan orang lain. Penggunaan bersama alat makan ini akan dengan mudah menggiring bakteri dan virus masuk ke dalam tubuh. Begitu pula saat kamu yang mengalami penyakit ini, jangan meminjamkan perlengkapan makanmu untuk orang lain, ya. Berbuat baik pada sesama memang harus dilakukan. Jangan sampai niat baik malah berujung pada penularan penyakit.

Bakteri dan virus dapat beterbangan begitu saja dan masuk tanpa permisi. karna bentuknya yang ga bisa dilihat oleh mata telanjang manusia, maka perlindungan ekstra diperlukan agar bakteri ga menyusup ke dalam tubuh.

Hindari kontak langsung dengan penderita penyakit ini. Di tempat umum sebaiknya gunakan masker, dan selalu menutup mulut dan hidung saat batuk. Hal ini sebaiknya dilakukan karna kamu ga bisa memastikan kesehatan setiap orang yang lalu lalang di sekitar kamu, kan.

Bagaimana apabila gejala amandel udah mulai terasa? Kamu ga perlu panik dan segera lakukan tindakan pengobatan sebelum penyakitnya semakin menjadi. Salah satu caranya ialah mengurangi rasa sakit pada tenggorokan dengan berkumur dengan obat kumur air garam, atau diredakan dengan mengonsumsi cairan hangat.

Apabila penyakit ini terlanjur diderita, maka lakukan pengobatan sesegera mungkin agar infeksinya ga semakin memburuk. Radang pada amandel ini biasanya berlalu selama satu minggu. Cara mengobati amandel dapat dilakukan dengan pemberian ibuprofen atau parasetamol untuk meringankan gejala dan meredakan rasa sakit.

Penggunaan antibiotik juga dapat digunakan untuk tonsilitis yang disebabkan oleh bakteri. Istirahat yang cukup dan mengonsumsi banyak cairan juga merupakan salah satu cara mengobati amandel.

Apa Sih Obat Untuk Amandel?

Selain dengan obat dari dokter, penyakit ini juga dapat diobati dengan obat amandel tradisional. Obat amandel tradisional didapat dari bahan-bahan alami yang udah sering kita jumpai di kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa bahan yang bisa digunakan sebagai obat amandel:

1.Jeruk Nipis

Obat amandel alami dapat digunakan untuk obat amandel anak maupun dewasa. Penggunaan obat herbal amandel itu cenderung lebih aman baik untuk anak maupun dewasa. Jeruk nipis memiliki kandungan yang bersifat anti bakteri. Sehingga sangat cocok dijadikan obat tradisional amandel.

Untuk digunakan sebagai obat amandel alami, tambahkan kapur sirih dengan perasan dua buah jeruk nipis. Minumlah campuran ini secara rutin, beberapa kali dalam satu hari, terutama sebelum tidur. Campuran tersebut diminum hingga amandel yang bengkak menyusut hingga sembuh.

2.Mengkudu

Obat tradisional amandel lainnya adalah mengkudu. Mengkudu dikenal dengan rasanya yang pahit, karna itu untuk obat amandel anak, bahan ini harus dicampur dengan madu untuk menutupi rasa pahitnya.

Mengkudu yang digunakan adalah yang telah matang, sebanyak dua buah. Dua buah mengkudu tersebut diambil sarinya dengan cara diperas lalu disaring. Sari mengkudu lalu ditambahkan air panas. Saat suhunya turun menjadi hangat, tambahkan madu murni. Obat herbal amandel ini sebaiknya dikonsumsi rutin sehari tiga kali.

3.Kulit Manggis

Khasiat kulit manggis udah tersebar luas kemana-mana. Ternyata kulit manggis pun dapat digunakan sebagai obat amandel tradisional. Gunakan kulit manggis yang telah kering untuk obat tradisional amandel. Pengobatan dengan bahan ini sangat mudah yaitu dengan merebus 15 kulit manggis hingga mendidih, selanjutnya ditunggu hingga dingin. Setelah dingin, gunakan obat herbal amandel ini untuk kumur-kumur. Jangan diminum ya, cukup untuk berkumur saja.

4.Jahe dan Bawang Merah

Bahan yang memiliki sifat anti inflamasi juga dapat digunakan sebagai obat herbal amandel. Sifata anti inflamasi ini membuat penderita merasakan panas dan peradangan yang terjadi berkurang. Jahe dan bawang merah adalah salah satu komoditi dengan zat anti inflamasi.

Bawang merah sebagai obat amandel sangat mudah pemakaiannya yaitu dengan mengupas dan mengunyah langsung bawang merah tersebut. Sementara itu, untuk jahe, dibuat air rebusannya. Untuk obat amandel anak, dapat ditambahkan madu agar anak lebih menyukainya. Minumlah campuran ini secara teratur dan radang pada amandel akan segera membaik.

5.Daun Benalu

Daun benalu ini biasanya didapatkan pada pohon jeruk nipis. Daun benalu ini ditambahkan dengan adas pulowaras, lalu ditumbuk. Hasil tumbukan kemudian disaring dan diseduh dengan air panas. Sama seperti ramuan lainnya, konsumsi ramuan ini secara rutin hingga sembuh dari penyakit amandel.

Setelah sembuh, agar ga kambuh, ketahanan tubuh harus dijaga, salah satunya dengan istirahat yang cukup. Selain itu selama penyembuhan, jangan siksa amandel kamu. Konsumsilah makanan dengan tekstur yang lembek sehingga kamu ga terlalu kesulitan untuk menelannya. Pilihan makanan yang bertekstur lembut diantaranya ialah jus sayur, jus buah, atau bubur.

Ga mengonsumsi makanan yang pedas dan panas juga salah satu cara untuk ga menyiksa amandel kamu. Kamu pasti bisa menahan keinginan tersebut untuk kesembuhan diri kamu sendiri. Konsumsi air putih juga membantu penyembuhan amandel. Saat amandel tenggorokan jangan dibiarkan kering, oleh karna itu sering-seringlah mengonsumsi air putih.

Apa Sih Itu Sebenernya Penyakit Amandel - Sumber Gambar mediskus.com

Sumber Gambar mediskus.com

Haruskah Amandel Dioperasi?

Jika amandel udah sangat membengkak, maka ga menutup kemungkinan untuk dilakukan operasi pengangkatan amandel (tonsilektomi). Dokter akan menyarankan tonsilektomi apabila radang pada amandel penderita udah parah hingga membuat sulit makan, tidur, atau bernapas.

Selain itu operasi pengangkatan amandel juga dilakukan untuk amandel yang terjadi karna bakteri dan ga dapat sembuh dengan pemberian antibiotik. Setelah amandel dihilangkan, penderita masih terlindungi dari infeksi karna masih terdapat sisa dari sistem pertahanan tubuh.

Setelah dilakukan operasi tersebut, rasa sakit pada area yang dioperasi umumnya akan terasa pada minggu pertama hingga minggu kedua. Beberapa kasus juga dapat menyebabkan nyeri pada telinga. Nyeri tersebut biasanya dapat reda dengan pemberian obat anti nyeri dari dokter.

Menjaga keadaan tenggorokan ga kering merupakan salah satu cara terbaik agar rasa sakit pasca operasi ga terlalu parah. Seringlah mengonsumsi cairan, terutama air putih. Jangan meminum cairan yang masam seperti jus jeruk, karna itu hanya akan membuat daerah yang dioperasi semakin sakit.

Operasi pasti membuat makan menjadi aktivitas yang sulit. Namun, tetaplah mengonsumsi makanan yang padat agar penyembuhan dapat terjadi lebih cepat. Agar penyembuhan lebih cepat juga, pastikan ga ada bakteri atau virus lagi yang masuk dan menyerang bagian yang sama. Oleh karna itu, selalu jaga kebersihan mulut dengan rajin menyikat gigi dan berkumur dengan cairan kumur.

Setelah operasi, keadaan penderita pasti belum sembuh benar, maka jangan sampai menularkan penyakit tersebut ke orang lain. Jauhkan kontak langsung dengan orang lain agar ga ada yang tertular.

Komplikasi Radang Amandel

Radang amandel yang ga ditangani bisa menimbulkan komplikasi, loh. Padahal sewajarnya, penyakit tonsilitis ini ga menimbulkan komplikasi. Komplikasi yang mungkin terjadi karna tonsilitis, diantaranya ialah:

1.Apnea Tidur

Apnea tidur terjadi pada penderita tonsilitis kronis dengan anak-anak sebagai penderita mayoritasnya. Saat mengalami komplikasi ini, anak akan mengalami kesulitan untuk bernapas, sehingga membuat anak mudah terbangun saat tertidur. ga jarang, terdengar pula suara dengkuran. Terbangunnya anak saaat tidur akan membuat anak cepat lelah dan aktivitas siang harinya ga maksimal.

2.Quinsy atau Abses Peritonsil

Komplikasi ini ditandai dengan adanya gumpalan-gumpalan nanah pada dinding tenggorokan dan amandel. karna hal ini, napas yang dikeluarkan penderita akan berbau ga enak, telinga dan kepala akan sakit, dan demam. karna adanya nanah pada tenggorokan, penderita juga akan mengalami kesulitan untuk berbicara. Pada daerah sekitar leher dan wajah juga akan mengalami pembengkakan.

3.Demam Skarlatina

Komplikasi ini membuat penderita mengalami ruam atau bercak berwarna kemerahan pada kulitnya.

4.Demam Rematik

Jika penderita mengalami demam rematik, akan terjadi radang di sekujur tubuh dan muncul gejala ruam kulit dan nyeri sendi.

5.Glomerulonephritis

Komplikasi ini menyebabkan terjadinya pembengkakan di daerah sekitar saringan ginjal. Penderita akan mengalami muntah-muntah dan penurunan nafsu makan.

Baca Juga
1. Gimana Sehat Cara Sembuhin Penyakit Amandel?
2. 
Kalo Amandel Luka Ato Bengkak Bahaya Ato Ga?

Amandel ternyata banyak dampaknya jika diabaikan. Tubuh harus selalu dijaga sebagai bentuk tanggung jawab kita padaNya.

Jangan sampe keburu sakit baru sadar sehat itu mahal ya Mas Bro dan Mbak Bro. Ayo buru bagikan obrolan kita kali ini ke temen dan keluarga ya. Eh, kalo ada pertanyaan. Jangan ragu buat tanya dibawah dengan kasih komentar ya.

Semoga berguna.

Seneng bisa berbagi.

Cegah lebik baik dari mengobati
Nasehat ini ga akan pernah basi
Sampe akhirnya kita tua nanti
Akan jadi nasehat yang diadopsi

Tembalang, Semarang
17:36 WIB, 25 Oktober 2016
Tulisan Temen Kita [MHF]

Sumber Tulisan
Alo Dokter. 2016. Radang Amandel alodokter.com/radang-amandel diakses pukul 18:00 WIB pada hari Selasa, 11 Oktober 2016
Halo Sehat. 2016. 7 Cara Menghilangkan Amandel Secara Alami dan Tips Penyembuhannya halosehat.com/penyakit/amandel/7-cara-menghilangkan-amandel-secara-alami-dan-tips-penyembuhannya diakses pukul 21:09 WIB pada hari Selasa, 11 Oktober 2016
Halo Sehat. 2016. 21 Ciri Ciri Amandel Pada Anak – Orang Dewasa dan Cara Mengatasinya halosehat.com/penyakit/amandel/ciri-ciri-amandel diakses pukul 19:11 WIB pada hari Selasa, 11 Oktober 2016
Lalu Abd. Rahman 2015 Tonsilitis, Definisi, Penyebab, Gejala dan Pencegahannya biomedisiana.com/tonsilitis-definisi-penyebab-gejala-dan-pencegahannya/diakses pukul 21:11 WIB pada hari Selasa, 11 Oktober 2016

Sumber Gambar:
id.wikipedia.org diakses pukul 19:08 WIB pada hari Rabu, 12 Oktober 2016
mediskus.com diakses pukul 19:00 WIB pada hari Rabu, 12 Oktober 2016
penyebabamandel.com diakses pukul 19:09 WIB pada hari Rabu, 12 Oktober 2016

Tentang Kita
Twitter :
kekitaan_
Line :
@kekitaan
Facebook :
Kekitaan Kita
Google+ : Kekitaan Kita
Youtube : Kita/
Linkedin : Kekitaan Kita
Pinterest : Kekitaan Kita
Instagram : kekitaan_

Trackbacks & Pings

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *