Belajar SEO untuk Pemula : Content Marketing adalah Menjual Sesuatu Dengan Ga Jualan (12)

Content Marketing adalah Menjual Sesuatu Dengan Ga Jualan

Punya Bisnis Berjualan, Tapi Sepi Pengunjung?
Suka Gigit Jari dengan Jualan ‘Toko’ Sebelah?

Liat orang sukses kadang ngeselin
Tapi apa guna cuma mendem dihati
Kenapa kita ga coba aja buktiin
Lebih baik daripada cuma berhenti 

Salam #MasBro / #MbakBro

Sering baca tulisan di blog kan?

Jadi followers bukalapak / tokopedia.

Nah itu salah satu yang namanya content marketing.

Belajar SEO untuk Pemula : Content Marketing adalah Menjual Sesuatu Dengan Ga Jualan (12)

Di sini kita berbagi kiat-kiat berjualan tanpa jualan. #loh?!

Pertama-tama, kita kenalan dulu sama istilah content marketing (konten marketing, pemasaran konten) yang belakangan ini sering diucapkan terutama dalam konteks digital marketing.

Orang bilang, content marketing merupakan model pemasaran digital terbaik sekarang ini.

Tapi apa, sih, sebenernya pengertian content marketing itu?

Kok bisa jadi strategi paling efektif untuk mendapatkan customer yang loyal dan menjadi strategi yang lebih efektif daripada pemasaran tradisional?

Eng ing enggg…

Jawabannya ada di sini…

Baca Juga Belajar SEO untuk Pemula: Content Marketing, Strategi SEO yang Paling Utama (6)

Content Marketing adalah Menjual Sesuatu Dengan Ga Jualan 2

Pengertian content marketing

Gampangnya, content marketing adalah strategi dimana kita pake konten untuk tujuan pemasaran.

Tapi untuk formalitas, ini pengertian yang versi panjangnya content marketing aka pemasaran konten:

Content marketing adalah strategi pemasaran.
Kita rencanain, buat, dan sebarin konten yang bagus agar bisa narik orang yang tepat. Dia mulai jadi penikmat konten lalu pelan-pelan dorong mereka jadi pembeli.

Simulasinya gini
Tulisan : Pembaca >> Followers / Subscribers >>> Pembeli
Gambar / Video : : Viewers >> Followers / Subscribers >>> Pembeli 

Jadi, tujuan content marketing ada 2:

  1. Menarik orang baru biar kenal bisnis kita.
  2. Ngajak mereka (langsung /  ga langsung) jadi pembeli.

Bingung?

Coba sekarang cek salah satu akun perusahaan/brand gede di social media. Biasanya mereka ngirimin update yang menarik, bisa berupa foto, video, artikel, atau sekadar update status.

Nah, ini salah satu contoh dari content marketing.

Konten dalam content marketing bisa macem-macem bentuknya. Kayak yang barusan disebutin: gambar, video, audio, tulisan, dan lain-lain.

Selain bentuknya, kita juga bisa ngebedain konten dari sifatnya: nge-hibur, nge-didik, bersifat emosional, dan sebagainya.

Paling penting, sih, konten kita kudu menarik.

Kalo konten kita ndak mampu buat orang lain tertarik untuk nyimak, berarti kita gagal dalam upaya content marketing.

Baca Juga : Apa Sih Itu Sebenernya Tujuan dan Manfaat Content Marketing? : #KitaTanya14

Content Marketing adalah Menjual Sesuatu Dengan Ga Jualan 1

karya unsplash

Mengapa content marketing lebih efektif?

Ngomongin soal efektivitas dari content marketing (dan strategi pemasaran modern lainnya), jelas karna strategi modern ini yang paling mudah jika dibandingkan dengan model pemasaran tradisional.

Bedanya apa? Mari kita bedah terlebih dahulu.

Pemasaran tradisional, biasanya mempromosikan apa yang mereka jual – produk/jasa – melalui media iklan. Harapannya agar tiap orang yang liat iklan tersebut bisa langsung beli produk yang diiklankan.

Masalahnya, model macam itu sekarang uda ga efektif, kan.

Masyarakat uda kebal sama yang namanya promosi produk. Maka, ketika mereka ngeliat iklan secara online maupun offline yang mempromosikan produk, iklannya kurang dianggep.

Iklan promosi ga ngasih manfaat buat orang lain. Karnanya, tingkat klik-nya rendah sekali:

CTR iklan

Yo’i, cuma 0.12%.

Eitss, jangan salah paham. Aslinya, praktisi content marketing juga bisa pake iklan.

Bedanya, iklannya ga dipake untuk langsung ngepromosiin produk, melainkan untuk ngedistribusiin konten yang bermanfaat.

Coba, lebih menarik mana, iklan yang ngepromosiin produk, ato iklan yang ngepromosiin konten gratis yang bermanfaat bagi kita?

Konten, lah, ya.

Nah, makanya, pemasaran konten lebih superior daripada pemasaran tradisional.

Tapi kalau kita ngepromosiin konten, dan bukannya produk, penjualannya gimana dong?

Kalo kita inget-inget, nih, tujuan dari content marketing adalah untuk menarik khalayak baru dan nge-dorong mereka untuk jadi customer. Artinya, mereka melakukan pembelian.

Jadi, jelas, yah. yang pertama, dengan konten, kita jadi lebih mudah untuk narik khalayak baru, dibandingkan pemasaran tradisional.

Sekarang yang kedua.

Nih, ada statistik yang dikutip dari OneSpot (2015):

Website yang pake content marketing dapat konversi dan penjualan 6x lebih tinggi daripada yang ga pake.

Kok bisa?!

Jadi, ketika ngepromosiin produk/jasa, masyarakat ga tau apapun tentang kredibilitas kita. Ini karna kita hanya nunjukkin apa yang kita jual. Karnanya, konversi penjualan bakal jadi lebih kecil.

Di sisi lain, kalo kita punya konten yang bernilai, masyarakat jadi tau kalo bisnis kita sebenarnya bisa dipercaya. Konversi penjualan tentu akan meningkat karenanya.

Baca Juga 6 Tahap Menyusun Strategi Content Marketing yang Mampu Meningkatkan Pengunjung dan Penjualan

Jangka pendek vs. Jangka panjang

Ini yang menarik dari content marketing.

Jangka Pendek

Bagi bisnis ato usaha baru yang pake model pemasaran tradisional, ketika mereka pake iklan, maka normalnya jumlah pembeli pasti ningkat.

Trus, begitu iklan berenti, balik lagi ke 0 (nol).

Jelas ini karna mereka cuma tau keberadaan kita lewat iklan dan promosi.

Jangka Panjang

Nah, content marketing punya cara kerja yang berbeda.

Ketika kita uda punya konten yang benar-benar bermanfaat, maka orang lain bakal tetep bisa nemuin kita.

Pengunjung bakal jadi follower, subscriber, kemudian jadi customer.
Pada akhirnya, mereka juga bakal nge-bantu mempromosikan bisnis kita kepada kenalan mereka.

Ga cuma itu. Dengan nyediain konten, artinya kita juga bakal nge-buka channel baru untuk ngedatengin pengunjung, selain dengan iklan. Misal:

  • Mesin pencari;
  • Social media;
  • Situs komunitas;
  • Website milik orang lain;
  • E-mail, dan lain-lain.

 

Masih Bingung Gimana Cara Jualan Biar Cepat Laku? Hari Gini Masih Sepi Pengunjung?

Banyak orang yang masih bingung gimana sebenernya cara marketing yang tepat. Padahal marketing alias promosi itu inti dari jualan, yang berarti semakin bagus promosi kita maka orang lain cepat mengenal bisnis kita. Promosi bisnis juga harus kita lakukan dengan rutin karena bisnis kita perlu pelanggan tiap harinya. Terbayang kan gimana jadinya kalau toko kita sepi alias ga ada pengunjung yang datang sama sekali? Yup, sama saja kita merugi dan kalau kita rugi terus menerus bisa jadi bisnis pun di ujung tanduk alias bangkrut. Ga mau dong pulang ke rumah dengan tangan kosong padahal kita udah gembar gembor kalau bisnis bakal jadi viral? Gimana jadinya pas orang tua tanya “gimana bisnis kamu sekarang, nak?”

Apa iya kita harus promosiin bisnis dari satu tetangga ke tetangga lainnya kayak yang dulu di lakuin Bob Sadino? Apa iya jualan jaman sekarang harus berjalan berpuluh-puluh kilometer demi dapet uang warna merah? Kapan dong kita bisa pulang kalau harus jalan ratusan kilometer setiap hari? Belum lagi kalau hujan badai yang tiba-tiba datang, sama aja kita ga bisa jualan kan?

#MasBro dan #Mbakbro… Inget Ada Internet!

Bukan generasi milenial namanya kalau nyerah gitu aja ketika melakukan sesuatu. Meskipun cuaca ga nentu dan patah hati bisa dateng kapan saja #loh, yang namanya jualan ga boleh nyerah gitu aja. Banyak cara yang bisa dilakuin buat nyebrang ke Cina, atau Roma sekalipun. Bukan pakai perahu kecil yang riskan tenggelam lho ya.. Di jaman serba canggih ini, banyak barang yang bisa kita manfaatin termasuk internet.

Siapa yang masih sering stalking mantan atau gebetan pakai sosmed? Kebiasaan stalking ini pasti pernah dilakuin siapa saja, bahkan Mark Zucekerberg sekalipun bisa stalking calon istrinya sebelum nikah. Kekepoan seseorang itu beragam levelnya dan bisa kita manfaatin untuk jualan. Sama halnya kita menggunakan internet, kita bisa pakai sosmed buat promosiin bisnis kita atau minta tolong ke temen buat ngelakuin hal yang sama.

Jangan Sampai Jualan di Internet Jadi Kelewat Annoying!

Jualan lewat internet alias content marketing ini juga perlu trik khusus supaya bisnis kita selalu ramai pengunjung. Jangan sampai kita cuma asal promosiin bisnis lewat sosmed yang jatuhnya nanti nyampah. Bisa jadi akun kita diblokir teman gara-gara kita terlalu sering promosi dan jadi kelewat annoying. Pastinya ga mau dong diblokir gebetan gara-gara jualan kita yang ga laku-laku?

Nah makanya kita perlu jadi pebisnis cerdas! Bukan Cuma orang tua yang bakal bangga kalau kita jadi best seller di kota sendiri. Dijamin gebetan juga bakal klepek klepek sama kita! Mantap ga tuh? Lalu gimana sebenernya cara ngelakuin content marketing?

Tentuin Dulu Tujuan Promosi

Promosi bisnis memang penting tapi kita juga perlu tujuan juga dari promosi yang kita lakukan. Asal melakukan promosi juga bisa buat kita merugi karena pemasukan yang digunakan terus menerus. Makanya kita perlu nentuin dulu apa sebenarnya tujuan promosi, bisa aja kita pikirin tujuan promosi sehari semalem minta petunjuk dari Yang Kuasa. Kalau mau lebih gampang, bisa juga kita diskusiin sama orang tua tentang bisnis karena orang tua juga lebih banyak pengalaman daripada kita.

Tujuan promosi kita dengan bisnis lainnya pun ga bisa sama gitu aja. Ga mau dong bisnis kita disama-samain sama pebisnis lainnya? Buktiin kalau memang bisnis kita memang lebih unggul alias yang terbaik! Contoh tujuan promosi itu misalnya buat ngedapetin lebih banyak pelanggan perempuan. Ga perlu dibuat pusing, bisa aja kita ngelakuin promosi dengan cara nawarin banyak voucher belanja yang memang disukai kaum hawa. Bisa juga kita buat promo buy one get one free atau diskon besar-besaran. Dijamin pelanggan perempuan bakal datang ke toko kita!

Pikirkan dengan Matang Konten Promosi

Nah sudah tahu kan buat tujuan promosi kali ini kan? Berarti kita udah bisa langsung promosiin bisnis di medsos dong? Eits tunggu dulu! Kita juga perlu ngerencanain konten apa yang bakal dibuat kali ini. Jangan sampai kita publish topik konten yang sama berulang-ulang karena konten ini justru buat pelanggan bosan. Ga ada salahnya kita buat konten yang membahas topik viral dan pastiin kalau topik itu ada kaitannya sama bisnis kita! Misalnya aja kita jual kuliner khas Bandung trus bisa aja kita buat artikel yang ngebahas artis Bandung sukses di luar negeri. Bisa juga kita bahas destinasi wisata terkenal di Bandung yang sama aja promosiin kota kembang ini. Kece abis kan?  

Manfaatkan Mindmap

Siapa sih yang sering gunakan mindmaap saat sekolah? Ternyata mindmap juga ada manfaatnya untuk mengembangkan bisnis kita lho! Mindmap membantu kita untuk merencanakan promosi supaya bisa berjalan lancar. Kita bisa rencanakan plan B serta seterusnya apabila plan pertama kita gagal. Ada baiknya kita buat mindmap dari jauh-jauh hari sebelum kegiatan promosi dilakukan untuk meminimalisir segala kendala. Tidak ada salahnya untuk bicarakan plan kita dengan rekan kerja supaya kegiatan promosi berjalan lancar.

Buat Konten Viral

Setelah kita tahu betul topik apa yang mau ditulis, pastiin juga kita update sama topik itu. Jangan sampai kita buat konten yang udah basi alias terkenal beberapa tahun lalu. Menulis konten juga ga boleh asal, terutama bagian judul. Jangan sampai kita buat judul yang menjebak alias judul dari konten kita ga sesuai dengan isinya. Judul yang bombastis ini justru bisa buat para pelanggan ninggalin kita karena merasa ditipu. Buat viral konten kita pun juga harus dengan cara yang positif alias kontennya memang informatif untuk pembaca. Misalnya saja bisnis kita tentang kuliner, ga ada salahnya kita bahas tentang pola hidup yang sehat. Bisa juga kita bahas tentang diet sehat untuk menekan angka obesitas di Indonesia.

Strategi Email Newsletters

Email newsletter pastinya ga asing lagi buat kita penggemar internet. Siapa sangka kalau email news letters ini juga strategi buat menarik pelanggan? Email newsletter bisa kita tambahkan di sudut website yang mengajak pelanggan untuk selalu update tentang produk yang kita jual. Bisa juga kita tambahkan keterangan kalau berlangganan newsletter ini sama saja memberi keuntungan untuk pelanggan setia. Ga ada salahnya jika kita sesekali mengirim suprise ke pelanggan, misalnya saja voucher diskon untuk produk tertentu dari bisnis kita. Perlu kita jelasin juga ke pelanggan kalau newsletters ini gratis supaya pengunjung lebih tertarik sama layanan yang kita tawarkan.

Buat Siaran Podcast

Siapa sih yang ga kenal podcast? Podcast itu salah satu sosmed yang lagi viral akhir-akhir ini yang kontennya cenderung tentang pelajaran kehidupan atau kata-kata yang memotivasi. Lalu kira-kira podcast apa yang cocok untuk kuliner? Tentu saja banyak! Misalnya saja saja kita bisa mereview restoran tertentu yang memang sudah terjamin kualitasnya. Atau bisa juga kita interviu langsung dengan pelanggan tentang kuliner apa yang diinginkan saat ini. Ga ada salahnya untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan. Pelanggan akan merasa lebih diayomi oleh penjual kalau kita memberikan yang terbaik juga untuk mereka.

Berikan eBook Pada Pelanggan Setia

Jangan takut kalau content marketing bakal habis gitu aja, masih ada eBook! Siapa sih yang gamau dapet buku secara Cuma-Cuma dari orang lain? eBook bisa berisi kumpulan dari post yang pernah di-publish sebelumnya di blog kita. Pastikan kalau eBook ini juga informatif biar pelanggan puas dengan suprise yang kita berikan. Kita bisa mengirim eBook secara tiba-tiba ke pelanggan melalui emailnya. Bisa juga kita mengirim eBook ke pelanggan baru dengan harapan pelanggan itu bakal beli produk kita lagi di lain waktu.

 Nah bagaimana? Bukan suatu hal yang susah kan untuk menjalankan content marketing supaya bisnis kita berjalalan lancar? Jangan lupa untuk selalu dengarkan pendapat pelanggan supaya bisnis kita bisa berkembang ya!

Itulah kenapa website yang pake content marketing bakal dapet lebih banyak pengunjung dalam jangka panjang. Jauh dibandingkan dengan mereka yang memasang iklan.

#
Ada yang lebih ngeri dari gagal,
Waktu kita terlalu takut buat nyoba.
Ayo kita menolak takut.

#

Semoga bermanfaat.

Seneng bisa berbagi.

Mangga madu rasanya manis
Dimakan bersama dengan buah sawo
Prakstisi SEO yang serius
Adalah yang maksimalin kinerja SEO

Sumber Tulisan
Pengalaman Penulis
panduanim.com/apa-itu-content-marketing/ dibuka pukul 16.00 pada hari Jumat tanggal 4 April 2019

1 tanggapan pada “Belajar SEO untuk Pemula : Content Marketing adalah Menjual Sesuatu Dengan Ga Jualan (12)”

  1. Pingback: Apa itu SEO?? 127++ Pertanyaan SEO dan Jawabannya (10) - kekitaan

Tinggalkan Balasan