Hidup Sesuai Tatanan: Mulut Ga Usah Mikir Mau Makan Apa, Itu Kerjaan Otak

Salam #MasBro #MbakBro

Apa kebiasaan baikmu?

Doa sebelum bobok dan sesudah bangun? Olahraga tiap hari? Ga makan makanan instan? Ga stalk Ig mantan? Oops. Apapun itu, coba ceritain dikolom komentar dibawah ya!

Nah setelah punya semua kebiasan baik itu, pernah ga karena terlalu sibuk dengan sesuatu yang baru, hal baik yang lama udah ada jadi terlupakan?

Aku lagi ada di fase hidup kayak gitu.

Jam 11:57 dimalam hari yang tenang dan sepi, ketika lagi gabisa bobok dan pikiran lagi mengawang dan merenung. Udah hitung domba dari 1 – 100 eh tau-tau jadi ngebayangin yang lain,  tiba-tiba topik ini nongol diotak tanpa dikomando. Bikin gelisah, bikin resah gundah gulana dan makin gabisa tidur.

Aku merenung kalo hidup adalah sebuah tatanan, dimana ada pencipta dan ciptaan. Pencipta udah sediain semua hal sesuai porsinya untuk tetap berproses pada tatanannya. Tatanan itu bisalah kita sebut sistem. Nah, kita sebagai manusia hidup dalam tatanan (sistem) itu.

Hidup Sesuai Tatanan, Apa Maksudnya?

Diibaratkan sebuah sistem pencernaan manusia. Maka kita adalah bagian-bagian dari sistem pencernaan itu. Mulai dari mulut sampe anus. Kita itu bagian dari sistem pencernaan yang harus berfungsi secara maksimal sesuai dengan porsi dan fungsinya. Mulut untuk ngunyah, tenggorokan nganter ke lambung dengan gaya peristaltik nya, lambung nampung dan proses, terus sampe berakhir di anus (duh jadi mules).  Ketika kita berbuat/ berusaha dengan maksimal maka hidup akan sejahtera karena tatanan yang ada berjalan dengan apa adanya secara harmonis.

Balik lagi ke sistem pencernaan; kalo mulai dari mulut semua bekerja dengan maksimal sampe anus maka seluruh tubuh akan menerima gizi yang cukup. Badan jadi sehat, metabolisme lancar dan kuat, happy deh. Begitu juga dengan hidup ini, bukan cuma kita yang akan hidup sejahtera kalo kita berfungsi secara maksimal, orang lain pun juga.

Fokus dengan fungsi kita sendiri

Kita ga perlu pusing dengan apa yang dikatakan atau dilakukan orang lain, cukup fokus sama bagian dari diri sendiri. Mulut ga usah sibuk mikirin mau makan apa. Mikir kan kerjaan otak. Mulut cukup mengunyah aja. Maksudnya ya, kita hanya perlu fokus dengan apa yang udah menjadi bagian kita didunia ini. Ga perlu iri atau sangsi dengan apa yang jadi punya orang lain, apalagi protes ke orang lain. Sambil mengusahakan porsi kita, tetap jaga silahturahmi dengan orang lain, kan kita hidup ga sendiri dalam sebuah tatanan.

Kalo kita sedia dan taat sama setiap tatanan yang ada maka sang Pencipta pun akan berkenan sama kita. Berkenan menurut Kamus Bahasa Bahasa Indonesia adalah bentuk penghormatan. Mau kan dikenan oleh sang Pencipta?

#Masbro/ #Mbakbro itu penting!

Kamu itu unik, pribadi yang istimewa dan mahluk terbaik yang pernah ada. Kamu itu penting

Sebaliknya, kalo ada bagian dari tatanan yang ga berfungsi maksimal maka bukan cuma dia yang dirugiin, orang lain juga. Saat gigi ompong, ngunyah jadi lama. Makan jadi kurang nikmat, ga ada nafsu, pencernaan terganggu dan metabolisme menurun. Sistem yang ada jadi kacau balau karena ada satu bagian yang ga berfungsi dengan maksimal. Kita sebagai bagian dari sebuah tatanan itu sama pentingnya dengan bagian yang lain. Ga ada yang lebih ini itu, ga ada yang kurang. Semua sama penting, semua dibutuhkan.

Selanjutnya, kita ga bisa mikirin semua hal. Kita ga pernah bisa menyenangkan semua orang, dan itu bukan tugas kita. Kita maksimal dengan apa yang kita punya, potensi, kesempatan, dan tujuan hidup kita aja udah menyenangkan semua orang. Tapi ga jarang kita menyia-nyiakan semua itu, ga berfungsi maskimal dan merusak tatanan yang udah ada.

Udah panjang lebar, apa hubungannya dengan kebiasaan baik?

Jadi gini, kebiasaan baik yang udah kita bangun dalam hidup ini akan berbuah manis dikemudian hari. Salah satu contohnya adalah ketika kita punya kebiasaan mebuang sampah dengan tertib. Lingkungan jadi bersih, kesehatan terjaga, semua orang senang.

Kebiasaan baik lainnya bisa juga jadi orang yang ramah dan murah senyum. Kita jadi disenangi dan balik diramahin sama orang lain. Jika beruntung, doi jadi klepek-klepek sama kita (heyaaaa, sekali dayung 2 pulau terlampaui!). Hal ini akan menular ke orang lain karena bermanfaat, dan membuat tatanan yang indah. Hal baik ga pernah gagal bikin semua orang happy.

Awali tahun baru dengan yang baik

Masa depan itu dibeli oleh oleh masa sekarang. -Samuel Johnson

Mau kan hidup jadi indah kayak gitu? Mulai dengan membangun kebiasaan baik. Mumpung masih diawal tahun, yuk merenung sejenak. Rencanakan kebiasaan apa aja yang mau #Masbro/ #mbakbro bangun. Bisa juga kilas balik ke tahun-tahun sebelumnya; apa yang udah dimulai, apa yang perlu dipertahankan, apa yang perlu diubah, dan apa yang perlu dibuang.

Kebiasaan baik ini ga perlu yang heboh atau terlihat hebat. Sesimple minum air yang cukup, atau mulai menabung/ menyapa teman duluan kalau lagi berpapasan/ olah raga lari seminggu sekali, dan lainnya. Kebiasaan-kebiasaan baik itu bisa ditulis dalam diary atau journal kita supaya ga kelupaan.

Bisa juga track kebiasaan baik tersebut tiap hari supaya kelihatan perkembangannya dan memudahkan #Masbro/ #Mbakbro untuk tau apa yang harus ditingkatkan/ ditambah/ dikurangi. Ada banyak cara kok untuk melakukan hal ini; bisa dengan journaling seperti yang disebut diatas, atau habit tracker dalam bentuk kalender mini dan bisa dibawa kemanapun. Ada juga aplikasi kesehatan yang bisa diunggah secara gratis di smartphone.

Gak dianggap, jangan sedih :’)

Yuk mulai sekarang! Lakukan hal baik, jadikan itu sebagai kebiasaan dan tularkan kesemua orang disekitar kita. Ada yang mencibir atau julid? Jangan ambil pusing. Asalkan kita udah berusaha dengan maksimal dalam melakukan bagian kita, niscaya hal baik yang akan datang. Mungkin dia yang julid atau mencibir punya masalah pribadi lain yang tidak kita mengerti. Terus encourage  dan temani dia.  Suatu saat nanti bisa saja dia jadi terinspirasi.

Kebiasaan baik membuat kita berfungsi maksimal, sehingga kita membuat tatanan bisa berfungsi dengan baik. Ok sekian untuk topik ini. Mimin pamit undur diri. Tetap semangat dan lakukan hal baik.

Hidup adalah pilihan baik atau buruk. Keduanya punya konsekuensi masing-masing. Pilihlah dan tekuni itu. Kita tak bisa menerka apa yang akan terjadi. Jadi hari ini, pilihlah hal yang baik. Dikemudian hari, siapa tahu datang hal yang baik juga dalam hidup kita.

Seneng bisa berbagi.

Pasti bermanfaat.

Mauliate

2 tanggapan pada “Hidup Sesuai Tatanan: Mulut Ga Usah Mikir Mau Makan Apa, Itu Kerjaan Otak”

  1. Pingback: Gimana Cari Uang di Internet, Jadi #TukangSunting - Jasa SEO Jakarta Indonesia

Tinggalkan Balasan